Potretnews.id, KOTAMOBAGU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu, Dr. Ns Henny Kaseger, S.Kep., M.Kes menyembelih hewan kurban dua ekor sapi sebagai wujud kepedulian kepada sesama.
Kegiatan penyembelihan dilaksanakan di halaman Kampus Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika (IKTGM) yang berlokasi di Kelurahan Mogolaing, Kecamatan Kotamobagu Barat.
Selain dihadiri imam Masjid serta yang berhak menerima, kegiatan turut dihadiri para kerabat dan keluarga legislator Henny Kaseger.
Sebagai Wakil Rakyat, bagi Henny Kaseger, penyembelihan hewan kurban merupakan pelajaran hidup tentang keikhlasan dan ketaatan kepada Allah SWT, serta rasa peduli kepada sesama.
Anggota Komisi III, Henny Kaseger tidak sekadar wanita yang berdedikasi tinggi dalam dunia pendidikan dan kesehatan, karena meski dengan berbagai aktifitas yang dilakoninya, ibu bergelar doktor ini tak melalaikan tanggungjawab akhirat. Baginya, momentum Idul Adha merupakan waktu dimana dirinya dan keluarga bisa mengintrospeksi diri serta lebih menguatkan nilai gotong royong dan kemanusiaan.
“Hari ini kami menyembelih hewan kurban dua ekor sapi dengan sasaran mereka yang kurang mampu, kita juga berbagi kepada konstituen yang di kaji kurang mampu. Ini kami lakukan agar supaya apa yang kami rasakan, mereka juga bisa merasakan,” ujar Henny Kaseger, Jumat 6 Juni 2025.
“Semoga itu menjadi berkah di hari raya Idul Adha, ini wajib bagi seorang muslim di hari raya kurban dimana diwajibkan kepada mereka yang berkelebihan untuk kita berbagi,” tambahnya.
Bagi politisi PDIP ini, apa yang dikurbankan hari ini belumlah cukup untuk berbagi kepada semua yang berhak menerima, namun menurutnya, apa yang dikurbankan akan diserahkan kepada penerima yang betul – betul sudah dikaji dan didata sesuai dengan ajaran agama.
“Selama ini, setiap tahun kurang lebih dua atau tiga ekor sapi yang disembelih, namun tempatnya berpindah – pindah, tidak menetap disini saja,” ucapnya.
Dengan dilaksanakannya penyembelihan hewan kurban ini, Henny Kaseger berharap agar apa yang dibagikan pada masyarakat bisa diterima.
“Kami bersyukur, apa yang kami bagikan bisa diterima oleh masyarakat, mereka mau mencicipi rezeki yang Allah titipkan pada kami, karena kami hanya menyalurkan saja, semua milik Allah, semua hanya titipan saja,” pungkasnya.
(Alfrieda)











