
KABGOR – Sempat transit 18 jam di Jakarta, tak menyurutkan semangat kontingen Provinsi Daerah Istimewa Aceh di ajang nasional Pramuka, Peran Saka 2025.
Perjalanan panjang kontingen yang berjuluk ‘Daerah Serambi Mekah’ itu berangkat tanggal 31 Oktober, transit Jakarta hingga tiba di Gorontalo, pagi hari 1 November.
Buleun Waladah Sosok perempuan yang ditunjuk sebagai Pinkonda (Pimpinan Kontingen Daerah) mengatakan, tim mereka terdiri dari 30 peserta,
” Ya jumlah itu terdiri dari 15 unsur kontingen, dan 15 unsur peserta.” Ujar Beuleun.
Perjalanan ke Gorontalo bagi mereka perjalanan yang cukup seru. Meski memang bisa dibilang cukup melelahkan. Namun mereka sangat menikmatinya.
” Yah, cukup jauh juga. Ceritanya seru. Ada dua hari perjalanan sampai disini (Gorontalo _red). Apalagi sempat transit 18 jam di Jakarta, tapi seru bang,” ujar salah satu dari mereka.
Aceh sendiri kata Beuleun, sudah mempersiapkan keikutsertaannya jauh jauh hari. Mereka siap menampilkan yang terbaik dari Aceh untuk Gorontalo – Indonesia.
” Ya, kami sudah mempersiapkannya. Hadir dengan festival budaya, festival kuliner, juga ada penampilan tarian daerah tarian rantai Jarot dan tarian jari jari. Nanti dilihat saja, Aceh siap maksimal, ” Ujarnya. (*)











