KABGOR – Sekda Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur rela dikritik habis-habisan oleh pemuda saat dialog publik di Harlah PMII ke 66 yang digelar di Hantaleya Cafe Limboto, Sabtu (18/04/26).
Kritik ini sendiir merupakan aspirasi murni masyarakat melalui pemuda yang peka terhadap dinamika selama ini dalam pemerintahan.
” Aspirasi yang disampaikan PMII, Saya diminta atas nama pemerintah memaksimalkan potensi PAD. Agar lebih digali ditengah efisiensi. PAD harus ditingkatkan. Dan Ini bagus, yang sudah ada dimaksimalkan, yang belum itu harus digali, karena saya didukung penuh oleh pemuda,” tandasnya.
Sekda sebagai panglima ASN lanjutnya, diminta menata ASN semaksimal mungkin. Apalagi untuk mereka yang tidak melaksanakan tugas dengan bagus, tidak mensukseskan visi misi Bupati.
Bahkan katanya dalam dialog ini, Sekda harus terdepan dalam penyampaian informasi ke publik, apabila ada ASN yang tidak becus melanggar, maka diminta tindak dengan tegas.
Penataan UMKM juga menjadi masukan. Agar tepat sasaran, betul betul mengedepankan janji konstituen, namun benar benar kepada masyarakat dengan segala kriterianya.
” UMKM harus dimaksimalkan.
Juga memaksimalkan PLUT, kami diminta. Ketika dinas terkait tidak mampu, pemuda siap untuk itu dengan segala bentuk mediasi untuk memaksimalkan PLUT.” Tandasnya.
Ada juga tentang lebih kepada capaian janji janji kampanye yang belum tercapai hari ini dan kedepannya kitanya segera direalisasikan. Baik itu tentang kemiskinan, infrastruktur, tenaga kerja, jalan jembatan, banyak hal.
” Ini nanti akan saya sampaikan ke pak Bupati dan pak Wabup sebagai merupakan masukan positif, ini wajib. Bagi kami ini sangat positif bagi pembangunan. Karena aspirasi ataupun kritik ini adalah tanda sayang, rasa cinta. Kalau sudah cuek itu yang bahaya. Maka ini adalah hal biasa, sungguh sangat positif,” tutup Sekda. (*)











