Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Gorontalo

Waduh Investigasi Dugaan Oknum Aleg PKB, Ada Bill Hotel?

×

Waduh Investigasi Dugaan Oknum Aleg PKB, Ada Bill Hotel?

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

POTRETNEWS.ID, KABGOR – Ketua DPC PKB dan pengurusnya terus melakukan pendalaman dan investigasinya dalam beberapa pekan kemarin, hingga akhirnya memberikan pernyataannya usai balik dari Jakarta.

Srikandi pimpinan PKB itu mengatakan dirinya ke Jakarta untuk mengantarkan langsung laporan dugaan perselingkuhan anggotanya ke DPP.

banner 325x300

Dalam konferensi pers di rumah pribadinya ia menjelaskan, dirinya bukan diam. Namun selama ini menaati prosedur partai serta ada tahapan – tahapan yang harus dijalani.

“Jadi memang dari awal kasus dugaan selingkuh ini muncul, kami melakukan investigasi dan hasilnya kami rapat plenokan. Kalau diambil benang merahnya, ini sudah selesai dikami serta koordinasi ke tingkat DPW dan DPP PKB sudah selesai,”

“Kami tinggal menunggu hasil dan keputusan ditingkat DPC sudah kami bawa ke DPP PKB dan sudah terlapor, kami tinggal menunggu hasil yang dikeluarkan DPP,” jelasnya.

Dirinya juga menjawab pertanyaan publik selama ini, siapakah oknum Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo dari PKB yang terlibat skandal dugaan perselingkuhan tersebut. Dia juga mengakui setelah kembali dari DPP PKB, ada hasil yang didapatkan.

“PKB itu hanya dua kursi di DPRD Kabupaten Gorontalo inisialnya RM, selain melaporkan ada juga hasil yang saya bawa dari DPP, tapi hasil tersebut bukan surat keputusan (SK) melainkan hasil pertemuan saya dengan Wakil Sekertaris Jendral PKB Jainul Munasichin menyampaikan bahwa ini diproses sesuai mekanisme DPP,” ucapnya.

Dirinya juga mengatakan semua bukti – bukti dugaan perselingkuhan kadernya tersebut sudah diserahkan ke DPP PKB, satu bundelan dan ada juga flashdisk.

“Saya tidak akan membuka bukti – bukti tersebut ke publik, karena itu ranah prifasi seseorang, bukti tersebut ada transkrip chatingan, wawancara pengakuan, bill hotel,” kata Ade Sera.

Lebih lanjut Ade Sera juga mengungkapkan hasil rapat DPC PKB dan Dewan Syhuro dan panismen yang nantinya akan diberikan oleh partai dalam kasus dugaan perselingkuhan ini tidak ada toleransi sedikitpun.

“Rekomendasi dari Dewan Syhuro yaitu pergantian antar waktu (PAW). Kalau pun keputusan DPP PKB berbeda dengan hasil pleno DPC PKB bersama Dewan Syhuro, ya tentu kita welcome juga, kita tidak bisa menahan itu, karena partai ini milik DPP jadi kita samina wa athona apa yang diputuskan DPP. Hasil pleno ya jelas PAW,” tandasnya.

Jika ujung cerita dugaan Aleg selingkuh ini berakhir dengan PAW, maka seperti kita tau bersama perolehan kursi terbanyak kedua yang bisa naik. Dan jika ditelaah, Bobby Akuba mantan kades ada pada posisi itu. Sebab Bobby mampu meraup suara kedua setelah RM sebanyak 1475. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *