KABGOR – Ketua DPRD Zulfikar Usira menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada masyarakat atas keterlambatan kehadirannya diacara yang digagas Majelis Zikir Desa Timuato, Telaga, Minggu malam (24/08/28).
”Kami memohon maaf jika dalam setiap undangan bapak dan ibu ada keterlambatan sekitar 10 sampai 20 menit. Ini bukan karena disengaja, melainkan karena kami memiliki kegiatan yang tidak kalah pentingnya,” ujar Zulfikar.
Sebagai gambaran padatnya aktivitas, Zulfikar menceritakan pengalamannya saat harus menyelesaikan 5 hingga 6 agenda kegiatan dalam satu hari hingga larut malam.
Zulfikar menekankan bahwa tuntutan jabatan sebagai wakil rakyat membuat pihak legislatif tidak mengenal waktu libur demi melayani dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
” Kalau di ASN ada WFH dan WFA. Tapi dikami wakil rakyat. Tak mengenal kata libur demi memenuhi undangan masyarakat.” Ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Zulfikar menggarisbawahi pentingnya keterbukaan dan transparansi antara pejabat publik dan masyarakat di era digital saat ini. ” Ya, bagus saya, menjelaskan kepada rakyat mengenai padatnya jadwal kerja perlu disampaikan agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah publik.
Zulfikar pun larut dalam balutan silaturahmi dengan jemaah Majelis Zikir Allah Muhammad bersama tokoh masyarakat H. Aidin Adam. Pada momentum peringatan Maulid Nabi tersebut, Zulfikar secara simbolis menyerahkan bantuan karpet untuk mendukung sarana peribadatan jemaah.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kenyamanan beribadah dan mengapresiasi semangat jemaah yang terus memakmurkan kegiatan keagamaan di daerah tersebut. (*)











