Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Uncategorized

Festival Walima Desa Bongo Khimad, Daya Tarik Wisata 

×

Festival Walima Desa Bongo Khimad, Daya Tarik Wisata 

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}
Example 468x60

KABGOR – Festival Walima di Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, terus dilestarikan dan dikembangkan sebagai daya tarik wisata religi berbasis kearifan lokal yang dapat menggerakkan perekonomian masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Bupati Sofyan Puji saat menghadiri Festival Walima dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/Tahun 2026 yang dipusatkan di Masjid At-Taqwa, Desa Bongo, Minggu (30/8/2026).

banner 325x300

Bupati Sofyan mengapresiasi masyarakat Desa Bongo yang konsisten menjaga tradisi Walima sebagai bagian dari identitas desa yang dikenal sebagai Desa Wisata Religi.

Menurutnya, pelestarian tradisi keagamaan dan budaya perlu berjalan seiring dengan pengembangan potensi wisata daerah.

Selain menjadi bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Festival Walima juga menampilkan parade usungan kue Walima yang menjadi salah satu tradisi khas masyarakat Gorontalo. Tradisi tersebut juga menjadi ruang berkumpul dan mempererat silaturahmi masyarakat.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gorontalo tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, tetapi momentum untuk meneladani sifat dan akhlakul karimah Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berharap tradisi Festival Walima terus dipertahankan sekaligus dikembangkan secara berkelanjutan sehingga nilai keagamaan dan budaya tetap terjaga, sementara potensi wisata yang dimilikinya dapat memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama untuk keselamatan, kedamaian, dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gorontalo.

Festival tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Gorontalo, Sekretaris Daerah, Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Gorontalo, anggota DPRD, pimpinan OPD, serta tokoh adat dan tokoh masyarakat setempat. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *