Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Gorontalo

Bersama DPW se-Indonesia. DPW PPP Gorontalo Minta DPP Ambil Langkah Tegas !

×

Bersama DPW se-Indonesia. DPW PPP Gorontalo Minta DPP Ambil Langkah Tegas !

Sebarkan artikel ini
Rakornas III (foto atas). Zoom Meeting lintas DPW seluruh Indonesia.
Example 468x60

GORONTALO – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Gorontalo menegaskan pentingnya langkah konsolidasi dan penyelesaian dinamika internal partai. Langkah ini dinilai mendesak guna mengawal kerja-kerja elektoral partai dalam menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.

​Sekretaris DPW PPP Provinsi Gorontalo, dr. Sri Darsianti Tuna, mengungkapkan bahwa verifikasi faktual Pemilu semakin mendekati tahun 2027. Oleh karena itu, seluruh jajaran partai dari tingkat bawah hingga pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) dan Musyawarah Wilayah (Muswil) telah berbenah dan berada di dalam satu gerak organisasi yang selaras.

​” Verifikasi faktual itu sudah semakin dekat, tahun 2027. Oleh karena itu, kita itu sudah berbenah,mulai dari pelaksanaan Muswil, Muscab (Musyawarah Cabang) dan Musrancab (Musyawarah Ranting Cabang) sudah kita lakukan dalam beberapa bulan ini,” ujar dr. Sri Darsianti saat dikonfirmasi, Kamis (29/10/2026).

​Pihaknya menjelaskan, konsolidasi di tingkat bawah telah berjalan, dan kini DPW PPP Gorontalo mengharapkan agar DPP PPP segera mengambil sikap tegas. Terlebih lagi, pada Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I di Makassar sebelumnya, seluruh DPW se-Indonesia dari 38 DPW telah menyepakati keputusan penting.

​Keputusan tersebut di antaranya mendesak agar DPP PPP melengkapi struktur kepemimpinan yang baru berjumlah enam orang, serta mengambil sikap tegas terhadap kondisi Sekretaris Jenderal (Sekjen) dan Wakil Ketua Umum yang dinilai tidak mau terlibat aktif dalam kerja-kerja partai.

​”Pada saat Mukernas 1 di Makassar, sudah diambil keputusan oleh seluruh DPW se-Indonesia dari 38 DPW, bahwa DPP harus melengkapi struktur kepemimpinan yang belum lengkap dan harus mengambil sikap terhadap kondisi Sekjen dan Wakil Ketua yang tidak mau terlibat,” tegasnya.

​Menurut dr. Sri Darsianti, setelah berjalannya waktu hingga dilaksanakannya Rakornas III pd hr rabu tgl 28 okt 2026 kemaren selanjutnya belum ada itikad baik juga dari Sekjen maupun Wakil Ketua Umum untuk membangun kolaborasi yang efektif dengan DPP, maka seluruh dpw selindo menyuarakan aspirasi bersama agar DPP PPP mengambil langkah tegas terhadap waketum dan Sekjen agar partai ini kembali utuh dan solid.

​”Jadi artinya, DPW itu tidak bermaksud mau masuk campur internal DPP. Namun ada kerja-kerja partai yang segera harus diselesaikan untuk kepentingan PPP seluruh Indonesia. Apalagi keputusan itu pada saat Rakernas, dan itu disetujui oleh seluruh DPW,” tambahnya.

​DPW PPP Gorontalo berharap persoalan internal ini dapat segera diselesaikan agar partai tidak tersita energinya pada konflik internal semata. Mengingat target politik PPP ke depan sangat besar dan membutuhkan kerja elektoral yang masif, penyelesaian struktur kepemimpinan pusat menjadi kunci agar roda organisasi partai dapat berjalan optimal menghadapi agenda-agenda politik mendatang.

” Kita sudah harus bekerja. Target besar dihadapan kita. Jadi kesolidan organisasi yang diutamakan. Kalaupun ada yang tak sejalan. DPP mungkin harus mengambil keputusan. Dalam artian menyelamatkan partai,” tegasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *