Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Pemuda Buntulia Geram, Mahasiswa Cipayung Gorontalo Diduga Ajukan Proposal ke PGP di Tengah Konflik Rakyat vs Perusahaan Tambang

×

Pemuda Buntulia Geram, Mahasiswa Cipayung Gorontalo Diduga Ajukan Proposal ke PGP di Tengah Konflik Rakyat vs Perusahaan Tambang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

POTRETNEWS.ID, POHUWATO – Ditengah panasnya konflik sosial dan perjuangan masyarakat penambang yang terus menuntut keadilan, muncul kabar mengejutkan bahwa sekelompok mahasiswa dari organisasi Cipayung Provinsi Gorontalo justru mengajukan proposal dana kepada pihak perusahaan PGP.

Kabar tersebut sontak memicu kemarahan dan kekecewaan para pemuda di Kecamatan Buntulia.

banner 325x300

Rusli Laki menilai, tindakan itu merupakan bentuk pengkhianatan terhadap perjuangan rakyat yang tengah melawan ketimpangan dan ketidakadilan akibat aktivitas perusahaan tambang di wilayah mereka.

“Mahasiswa seharusnya berdiri di barisan rakyat, bersuara untuk yang tertindas. Tapi ini justru sebaliknya, di tengah perjuangan kami, mereka malah memohon dana ke perusahaan yang sedang kami lawan,” tegas Rusli perwakilan pemuda Buntulia dengan nada geram kepada awak media, kamis (16/10/2025).

Rusli Laki mengaku, merasa dikhianati dan sangat prihatin atas tindakan yang mereka sebut tidak bermoral dan mencederai nilai perjuangan rakyat. Dan khawatir, ulah segelintir oknum mahasiswa itu akan meruntuhkan kepercayaan masyarakat terhadap dunia kampus yang selama ini dianggap sebagai garda terdepan perjuangan rakyat kecil.

“Kami sedang berusaha membangun kembali kepercayaan rakyat kepada mahasiswa. Tapi tiba-tiba muncul isu permohonan dana ke pihak PGP, ini bisa menghancurkan semua yang sudah kami perjuangkan,” lanjutnya.

Lebih mengejutkan lagi kata Rusli, menurut informasi yang beredar, kegiatan tersebut disebut-sebut berkolaborasi dengan pemerintah. Hal ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pemuda Buntulia.

“Kalau kegiatan itu benar disokong oleh pemerintah, lalu kenapa harus ke perusahaan? Bukankah pemerintah punya tanggung jawab moral untuk membantu tanpa harus melibatkan korporasi yang sedang bermasalah dengan rakyat?” sindir Rusli geram.

Rusli Mengatakan, Atas peristiwa tersebut, para pemuda Buntulia secara tegas mengutuk tindakan tersebut dan menilai bahwa idealisme oknum mahasiswa yang terlibat patut dipertanyakan.

Tak hanya itu, Rusli Laki pun menyerukan agar organisasi mahasiswa di Gorontalo kembali pada jati dirinya, berpihak kepada rakyat, bukan kepada kepentingan perusahaan.

“Kami tidak akan tinggal diam. Ini bukan sekadar soal proposal, tapi soal moral dan keberpihakan. Mahasiswa harusnya berdiri di depan, bukan menjual perjuangan rakyat untuk kepentingan sesaat,” tutup Rusli dengan tegas.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *