Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Uncategorized

Upacara Hardiknas 2026 di Boliyohuto Gunakan Baju Adat

×

Upacara Hardiknas 2026 di Boliyohuto Gunakan Baju Adat

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}
Example 468x60

KABGOR – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Gorontalo tak hanya menjadi agenda seremonial tahunan. Dalam upacara yang digelar di Lapangan Hijau Desa Sidomulyo, Kecamatan Boliyohuto, Kamis (7/5/2026), Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menekankan pentingnya pendidikan yang membentuk karakter dan kualitas manusia.

Di hadapan ratusan peserta upacara dari kalangan guru, siswa, dan jajaran pemerintah daerah, Sofyan mengingatkan bahwa pendidikan tidak cukup hanya mengejar angka dan prestasi akademik.

banner 325x300

“Pendidikan harus mampu membentuk manusia yang berkarakter, punya kepedulian, dan siap menghadapi perubahan zaman,” kata Sofyan saat membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Menurutnya, pendidikan merupakan proses membangun manusia secara utuh melalui pendekatan asah, asih, dan asuh sebagaimana nilai yang diwariskan Ki Hajar Dewantara.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah dalam menghadapi tantangan pendidikan ke depan, terutama di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin cepat.

Dalam amanat tersebut, pemerintah pusat turut menekankan sejumlah agenda prioritas pendidikan nasional, mulai dari revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, peningkatan kualitas guru, hingga perluasan akses pendidikan yang lebih merata.

Upacara Hardiknas tahun ini berlangsung dengan nuansa budaya. Seluruh peserta mengenakan pakaian adat Nusantara sebagai simbol keberagaman dalam dunia pendidikan.

Turut hadir Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, para camat, serta tokoh pendidikan di Kabupaten Gorontalo. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *