POTRETNEWS.ID, -(KABGOR)- Ratusan warga tumpah ruah di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo, Selasa (3/3/2026) sore. Sejak pukul 14.00 WITA, masyarakat dari berbagai kecamatan mulai berdatangan untuk mengikuti Pasar Murah Tahun 2026 yang digelar pada pekan kedua Ramadhan 1447 Hijriah.
Kegiatan ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo dan Kejaksaan Negeri Kabupaten Gorontalo dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Di tengah kecenderungan naiknya harga bahan pangan menjelang Ramadhan, pasar murah tersebut disambut antusias warga.
Antrean panjang terlihat tertib di setiap stan penjualan. Para ibu rumah tangga tampak sabar menunggu giliran, membawa kupon pembelian yang telah dibagikan sebelumnya. Harapan sederhana terpancar dari wajah mereka membawa pulang beras, minyak goreng, cabai, dan bawang dengan harga yang lebih bersahabat.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindak) Kabupaten Gorontalo, Viktor Asiku, menjelaskan bahwa pasar murah ini merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. Menurutnya, pemerintah perlu hadir secara langsung untuk memastikan stabilitas harga serta menjaga daya beli masyarakat, khususnya di momentum Ramadhan.
“Permintaan bahan pokok biasanya meningkat pada bulan suci. Melalui kegiatan ini, kami berupaya menekan gejolak harga sekaligus memastikan distribusi berjalan lancar,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan pasar murah. Pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna menjamin ketersediaan stok dan kelancaran distribusi bahan pangan.
Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga subsidi, di antaranya beras Rp25.000 per 5 kilogram, cabai rawit Rp12.500 per seperempat kilogram, bawang merah Rp10.000 per setengah kilogram, dan minyak goreng Rp12.500 per liter. Harga tersebut dinilai sangat membantu masyarakat, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan rumah tangga selama Ramadhan.
Menjelang sore hari, satu per satu warga meninggalkan lokasi dengan kantong belanja yang telah terisi. Senyum dan rasa syukur tampak jelas di wajah mereka. Pasar Murah Tahun 2026 ini tidak hanya menghadirkan bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga menghadirkan rasa kepedulian dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. (Arb)










