Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Kabupaten GorontaloTeknologi

Bupati Sofyan Siap Jadikan Nilam Menjadi Komoditas Unggul di Kabgor

×

Bupati Sofyan Siap Jadikan Nilam Menjadi Komoditas Unggul di Kabgor

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}
Example 468x60

KABGOR – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai melirik potensi tanaman industri seperti tanaman Nilam menjadi penggerak ekonomi baru bagi warga lokal.

Hal itu terlihat dari Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, memimpin aksi penanaman nilam di kawasan Bumi Perkemahan (Buper) Bongohulawa, Minggu (15/02/2026), guna mendorong transformasi pertanian daerah menuju kemandirian ekonomi.

banner 325x300

Kegiatan ini turut didampingi oleh Sekretaris Daerah, Ketua TP-PKK, serta Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Gorontalo.

Melihat besarnya sinergi yang telihat dalam kegiatan sangat menunjukkan adanya komitmen dari pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi lahan melalui komoditas yang memiliki permintaan tinggi di pasar internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sofyan Puhi menegaskan bahwa nilam merupakan “primadona baru” yang memiliki prospek menjanjikan. Minyak atsiri yang dihasilkan dari tanaman nilam merupakan bahan baku utama industri parfum dan kosmetik dunia, sehingga pengembangannya di Kabupaten Gorontalo dinilai sangat strategis.

“Nilam memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi jika dikelola secara serius. Hasilnya sangat diminati pasar global. Kami ingin petani di Kabupaten Gorontalo tidak hanya terpaku pada tanaman pangan konvensional, tetapi mulai merambah ke tanaman industri yang memiliki nilai tambah,” ujar Sofyan.

Aksi penanaman ini diharapkan menjadi pemantik bagi kelompok tani untuk memanfaatkan lahan tidur menjadi area produktif. Bupati mendorong para petani untuk mampu melihat peluang hilirisasi, seperti pengolahan minyak nilam, sebagai sumber pendapatan baru yang berkelanjutan. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *