KABGOR – Pemerintah Kabupaten Gorontalo siaga menghadapi tekanan inflasi jelang akhir tahun. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, yang hadir dalam agenda High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Provinsi Gorontalo, Kamis (4/12), memaparkan 6 strategi dalam menekan kenaikan harga.
Sekda Sugondo mengakui, menjelang akhir tahun sejumlah komoditas utama mengalami tekanan inflasi, hal ini dipengaruhi oleh faktor cuaca, distribusi, dan meningkatnya permintaan.
Sekda menyebut, ada lima komoditas menjadi perhatian serius Pemkab Gorontalo karena lonjakan harga dan pengaruh permintaan dari daerah tetangga. Kondisi ini ikut memengaruhi kurangnya stok antaranya pada komoditi, Cabai rawit, Beras, Telur, Minyak Goreng, dan Tomat.
“Memasuki Desember, terjadi peningkatan permintaan, termasuk permintaan, rica (cabai), bawang dan tomat dari Sulawesi Utara. Ini menjadi perhatian serius kami,” ujarnya.
Sekda menekankan, untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi, maka Pemkab Gorontalo mengambil enam langkah strategis, yakni, menggenjot Gerakan Pangan Murah di berbagai titik strategis, memotong rantai distribusi agar harga tetap terjangkau, mencegah penumpukan stok dan menjamin kelancaran distribusi, memperkuat koordinasi dengan Bulog untuk menjaga kecukupan stok beras.
Selain itu langkah yang ditempuh adalah melakukan koordinasi dengan Dinas Perhubungan terkait mobilisasi kendaraan distribusi, serta memberikan informasi harga pasar kepada masyarakat untuk mencegah kepanikan.
Sekda Sugondo juga memastikan, meskipun mengalami tekanan, namun kondisi ketersediaan stok pangan daerah sangat aman menjelang akhir tahun.
Untuk komoditi beras, stok tersedia 4.861 ton, sedangkan kebutuhan hanya 4.075 ton. Untuk jagung, stok tersedia sebanyak 7.033 ton, kebutuhan hanya 1.653 ton. Sementara bawang merah, stok 223 ton dan sebesar kebutuhan 117 ton. Sedangkan untuk cabai keriting stok 70,73 ton, kebutuhan 10 ton.
“Dengan stok yang lebih dari cukup, kami optimistis tekanan inflasi dapat kita kendalikan bersama,” tegasnya. (*)






