POTRETNEWS.ID, KABGOR – Unjuk rasa mahasiswa dari berbagai organisasi Cipayung Plus Kabupaten Gorontalo, yang digelar di depan gedung DPRD pada Senin (1/9/2025), berlangsung kondusif.
Meski berlangsung kondusif, massa aksi sempat melakukan aksi vandalisme dengan mencoret dinding kantor DPRD serta membakar ban bekas, yang dianggap sebagai simbol kekecewaan sekaligus kobaran semangat perjuangan mereka.
Untungnya, aksi tersebut tidak menimbulkan kegaduhan antara pihak keamanan maupun mahasiswa.

Dalam unjuk rasa itu, mahasiswa membawa sejumlah tuntutan yang tertuang dalam fakta integritas dengan harapan, Pemerintah Daerah dan 40 anggota DPRD dari berbagai fraksi dapat mendatangi serta menyepakati.
Sebelum disepakati bersama, massa aksi memastikan bahwa Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, 40 anggota DPRD dari berbagai fraksi, serta Kapolres Gorontalo, AKBP Ki Bagus Tri hadir menemui massa aksi.
Tidak menunggu lama, mereka akhirnya hadir ditengah-tengah massa aksi.

Dan selanjutnya sidang rakyat terbuka, yang dipimpin langsung ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira, untuk menandatangani serta menyepakati fakta integritas.
“Gorontalo, 1 September 2025. Maka fakta integritas ini kita sepakati. Setuju..!” ketuk Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira dihadapan masa aksi. (*)








