KABGOR – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menghadiri sekaligus memimpin kegiatan panen di lokasi Agrowisata Kacang Tanah, Kelurahan Tilihuwa, Kecamatan Limboto, pada Senin (6/4/2026).
Momentum ini menjadi catatan sejarah baru bagi sektor pertanian daerah karena merupakan panen komoditas kemitraan dengan Garuda Food yang pertama di Provinsi Gorontalo.
Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut Tim Kerja Bupati, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Camat Limboto, Lurah Tilihuwa, serta para penyuluh pertanian lapangan.
Dalam wawancara , Bupati Sofyan Puhi menyampaikan rasa syukur atas hasil panen yang sangat memuaskan. Beliau menjelaskan bahwa seluruh hasil panen perdana ini akan diambil kembali oleh pihak Garuda Food untuk dijadikan bibit unggul yang akan ditanam kembali oleh petani setempat.
“Alhamdulillah hasilnya luar biasa. Ini adalah panen pertama komoditas Garuda Food di Gorontalo. Untuk tahap awal, hasilnya akan dijadikan bibit kembali guna memperluas area tanam, khususnya di Tilihuwa. Kita angkat dulu branding wilayah ini sebelum nantinya kita ekspansi ke lahan lain yang memiliki kecocokan tanah serupa,” ujar Sofyan Puhi.
Strategi jangka panjang dari kemitraan ini adalah menjadikan Kelurahan Tilihuwa sebagai sentra produksi kacang tanah berkualitas industri. Bupati memproyeksikan produk ini nantinya akan memiliki kemasan khusus yang mencantumkan nama daerah asal.
“In sya Allah kedepan, produk yang diambil oleh Garuda Food akan dibuatkan display khusus. Mungkin labelnya Kacang Garuda, namun di bawahnya tertera nama Tilihuwa sebagai identitas asal produk,” tambahnya.
Langkah ini juga menjadi bagian dari persiapan Kabupaten Gorontalo menyambut perhelatan besar nasional. Bupati berencana menjadikan Kacang Tilihuwa sebagai salah satu produk unggulan lokal yang dipromosikan kepada puluhan ribu tamu yang akan hadir.
“Kita akan kedatangan tamu PENAS sekitar 30 ribu orang. Ini adalah kesempatan emas untuk mempromosikan produk lokal kita. Branding Tilihuwa inilah yang akan terus kita dorong agar dikenal secara nasional,” tutup Bupati.
Sinergi antara pemerintah daerah, petani, dan sektor industri ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat lokal sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Gorontalo dalam peta agrowisata dan ketahanan pangan nasional. (*)











