Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Uncategorized

Bupati Teken MoU Program Carbon Credit Berbasis Tanaman Produktif

×

Bupati Teken MoU Program Carbon Credit Berbasis Tanaman Produktif

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}
Example 468x60

KABGOR – Pemerintah Kabupaten Gorontalo resmi meluncurkan Program Carbon Credit (Kredit Karbon) Berbasis Tanaman Produktif melalui kerja sama dengan Koperasi Infinity Alam Lestari. Program ini ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dan Direktur Koperasi Infinity Alam Lestari, Engeline Hennriette, di Rumah Dinas Bupati Gorontalo, Minggu (31/5/2026).

Program ini dirancang untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan kritis maupun lahan tidur milik masyarakat melalui penanaman berbagai komoditas produktif yang bernilai ekonomi dan berkontribusi terhadap penyerapan emisi karbon.

banner 325x300

Direktur Koperasi Infinity Alam Lestari, Engeline Hennriette, menjelaskan tanaman yang menjadi fokus pengembangan meliputi kayu-kayuan, aren, alpukat, dan durian yang dipadukan dengan tanaman nilam sebagai sumber pendapatan jangka pendek bagi petani.

“Tanaman utama yang menjadi fokus penanaman adalah kayu, aren, alpukat, dan durian yang disertai dengan nilam sehingga petani tetap memperoleh hasil sambil menunggu tanaman produktif yang masa panennya sekitar empat tahun,” jelas Engeline.

Menurutnya, program carbon credit tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui peningkatan tutupan vegetasi dan penyerapan karbon.

Karena itu, pihaknya berharap dukungan dan kolaborasi pemerintah daerah dapat menjaga keberlanjutan investasi jangka panjang yang pada akhirnya memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Gorontalo.

Sementara itu, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menegaskan keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada sinergi seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, koperasi, petani, hingga mitra strategis lainnya.

“Harus terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, koperasi, masyarakat, dan mitra strategis lainnya sehingga program carbon credit berbasis tanaman produktif benar-benar menjadi solusi,” ujar Sofyan.

Ia berharap kerja sama yang terjalin dapat berjalan secara profesional dan berkelanjutan, sekaligus menjadi langkah awal menghadirkan berbagai inovasi pembangunan yang berpihak pada lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Sofyan, manfaat program ini tidak hanya diukur dari peningkatan pendapatan masyarakat, tetapi juga dari kontribusinya dalam menjaga kelestarian lingkungan, mengurangi emisi karbon, dan mendukung agenda pembangunan hijau di Kabupaten Gorontalo. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *