Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Uncategorized

Kabgor Matangkan Persiapan PEDA Petani Nelayan 2026 di Limboto

×

Kabgor Matangkan Persiapan PEDA Petani Nelayan 2026 di Limboto

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":2,"addons":2,"remove":1,"adjust":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}
Example 468x60

KABGOR – Persiapan pelaksanaan Pekan Daerah (PEDA) Petani Nelayan Tahun 2026 mulai dimatangkan. Komitmen itu mengemuka dalam kegiatan Temu Wicara Pimpinan Daerah dan Rembuk Utama Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Gorontalo yang digelar di Ballroom Universitas Gorontalo, Selasa (9/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi forum konsolidasi antara pemerintah daerah, organisasi petani dan nelayan, serta berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan agenda yang menjadi ajang strategis bagi sektor pertanian dan perikanan di Provinsi Gorontalo.

banner 325x300

Hadir dalam kegiatan itu Ketua KTNA Provinsi Gorontalo, Karo Ops Polda Gorontalo, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Gorontalo, Asisten I Kabupaten Boalemo, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), serta perwakilan petani dan nelayan dari seluruh kabupaten/kota di Gorontalo.

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dalam menyampaikan bahwa PEDA bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah untuk memperkuat kolaborasi dan berbagi inovasi guna mendorong kemajuan sektor pertanian dan perikanan.

“Pemerintah Kabupaten Gorontalo siap bersama seluruh pemangku kepentingan menyukseskan pelaksanaan PEDA Petani Nelayan Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, petani, nelayan, dan seluruh stakeholder pembangunan daerah,” ujar Sofyan.

Menurutnya, di tengah berbagai tantangan pembangunan yang dihadapi daerah, sektor pertanian dan perikanan tetap menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat yang perlu mendapat perhatian dan dukungan bersama.

Karena itu, Sofyan meminta panitia pelaksana, KTNA, HNSI, serta seluruh pihak terkait untuk terus memperkuat koordinasi dan mempercepat berbagai persiapan teknis guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

Ia juga menegaskan kesiapan Kabupaten Gorontalo dalam menyambut peserta yang akan hadir pada pelaksanaan PEDA 2026. Kegiatan tersebut diperkirakan akan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Provinsi Gorontalo.

Selain menjadi ajang silaturahmi dan pertukaran pengalaman antarpetani dan nelayan, PEDA juga diharapkan mampu melahirkan berbagai rekomendasi strategis yang dapat mendukung peningkatan produktivitas, kesejahteraan petani dan nelayan, serta penguatan ketahanan pangan daerah.

Melalui temu wicara dan rembuk utama ini, pemerintah daerah berharap terbangun kesamaan langkah dalam menyukseskan PEDA 2026 sekaligus memperkuat peran sektor pertanian dan perikanan sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi daerah. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *