Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DaerahHukum & Kriminal

Polisi Bakal Periksa Pemilik Lokasi Atas Insiden Kecelakaan Tiga Orang di PETI Tomula

×

Polisi Bakal Periksa Pemilik Lokasi Atas Insiden Kecelakaan Tiga Orang di PETI Tomula

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

POTRETNEWS.ID, POHUWATO – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Pohuwato kembali menjadi sorotan setelah kecelakaan kerja terjadi di lokasi PETI Tomula, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia. Sebuah ekskavator dilaporkan tergelincir dan mengakibatkan tiga orang mengalami luka serius.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (2/9/2026). Kecelakaan ini kini mulai masuk dalam radar penyelidikan Kepolisian Resor (Polres) Pohuwato.

banner 325x300

Informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika sebuah ekskavator berada dalam proses perbaikan di kawasan aktivitas pertambangan. Saat itu, terdapat pekerjaan pengelasan pada bagian bucket alat berat tersebut.

Dalam kondisi berada di kawasan tebing yang mengarah ke salah satu titik aktivitas penambangan, ekskavator tersebut diduga tiba-tiba tergelincir. Tiga orang yang berada di sekitar alat berat kemudian menjadi korban dalam insiden tersebut.

Ketiga korban diketahui bernama Rendi Suleman, Alexander, dan Ridwan Mbuinga. Salah seorang di antara mereka disebut diduga merupakan operator ekskavator.

Akibat kejadian tersebut, para korban mengalami luka serius. Salah seorang korban dilaporkan diduga mengalami patah pada bagian pinggang, sementara korban lainnya mengalami patah kaki.

Satu korban lainnya dilaporkan mengalami sejumlah luka pada bagian tubuh. Ketiganya kemudian mendapatkan penanganan medis. Bahkan, salah seorang korban dikabarkan harus dirujuk ke rumah sakit di Kota Gorontalo untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Peristiwa ini mendapat perhatian serius dari Polres Pohuwato. Humas Polres Pohuwato, Bripka Dersi Akim, memastikan personel kepolisian telah turun langsung ke lokasi atas perintah Kapolres Pohuwato untuk melakukan langkah-langkah penyelidikan.

Tidak hanya melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, pihak kepolisian juga berencana memanggil sejumlah saksi untuk dimintai keterangan.

Bahkan, pihak yang disebut sebagai pemilik atau pihak yang bertanggung jawab atas lokasi pertambangan tersebut juga akan dipanggil dalam rangka kepentingan penyelidikan.

“Sudah, Polres Pohuwato sudah turun atas perintah Bapak Kapolres. Ini bagian dari proses penyelidikan, termasuk nanti akan memanggil saksi-saksi, termasuk pemilik lokasi,” ungkap Bripka Dersi Akim, Sabtu (5/9/2026).

Meski demikian, hingga saat ini pihak kepolisian belum membeberkan secara terbuka hasil pemeriksaan awal maupun kemungkinan adanya barang bukti yang diamankan dari lokasi kejadian.

Masuknya peristiwa tersebut ke tahap penyelidikan semakin menambah perhatian terhadap aktivitas PETI di Tomula.

Aparat kepolisian kini dihadapkan pada sejumlah pertanyaan penting, mulai dari bagaimana kronologi lengkap kecelakaan terjadi hingga sejauh mana standar keselamatan diterapkan dalam aktivitas di lokasi tersebut.

Tak kalah penting, penyelidikan juga diharapkan dapat membuka secara terang siapa pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas pertambangan di lokasi PETI Tomula.

Rencana pemanggilan terhadap pemilik atau pihak yang bertanggung jawab atas lokasi menjadi salah satu langkah penting untuk mengungkap secara lebih jelas aktivitas yang berlangsung sebelum kecelakaan terjadi.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *