Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Uncategorized

Bupati Sofyan Dorong REI Perluas Kolaborasi Pembangunan Rumah dan Lingkungan

×

Bupati Sofyan Dorong REI Perluas Kolaborasi Pembangunan Rumah dan Lingkungan

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}
Example 468x60

KABGOR – Bupati Sofyan Puhi mendorong Dewan Pengurus Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Gorontalo untuk memperluas pembangunan perumahan. REI juga diminta mendukung kelestarian lingkungan dan penyediaan fasilitas pendidikan keagamaan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi saat meresmikan Pondok Pesantren Ahwalussalikhin sekaligus memimpin penanaman pohon di Kelurahan Bulota, Kecamatan Limboto, Senin (14/9/2026).

banner 325x300

Kegiatan ini merupakan rangkaian agenda Musyawarah Daerah (Musda) VII dan Program Penanaman Sejuta Pohon, agenda DPD REI Gorontalo 2026.

Bupati Sofyan tampak begitu mengapresiasi REI yang mulai mengambil peran di luar pembangunan fisik perumahan, termasuk melalui kegiatan lingkungan dan dukungan terhadap pembangunan pesantren.

“Kami menyambut baik program ini. Penanaman pohon di kawasan pemukiman dan jalan protokoler sangat krusial untuk pelestarian lahan kritis. Selain itu, program pembangunan pesantren ini menjadi dorongan nyata agar sarana pendidikan berbasis keagamaan di Kabupaten Gorontalo semakin memadai,” ujar Sofyan.

Di sisi lain, Sofyan menyebut kebutuhan rumah di Kabupaten Gorontalo masih cukup besar. Dengan jumlah penduduk sekitar 500 ribu jiwa yang tersebar di 19 kecamatan dan 205 desa, terdapat sekitar 200 ribu jiwa usia produktif yang mayoritas bekerja di sektor pertanian, khususnya komoditas jagung.

“Kebutuhan rumah di Kabupaten Gorontalo diperkirakan mencapai 100 ribu unit. Kami terus mendorong kolaborasi dengan REI, bank BUMN, hingga OPD terkait, termasuk menyasar program perumahan bagi petani milenial agar generasi muda bersemangat kembali ke sektor pertanian,” tambahnya.

Di samping itu, Bupati Sofyan juga menyampaikan bahwa Pemkab Gorontalo sebelumnya telah menyalurkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 3.000 unit dari Kementerian terkait. Program tersebut turut didukung dengan pembebasan biaya sertifikat BPN serta kemudahan biaya IMB/PBG dari pemerintah daerah.

Wakil Ketua Umum DPP REI Ir. Arif Mone mengatakan, pembangunan perumahan seharusnya tidak hanya berorientasi pada penyediaan bangunan, tetapi juga menciptakan lingkungan dan kualitas kehidupan masyarakat yang lebih baik.

“REI tidak hanya membangun rumah, tetapi membangun peradaban. Peradaban itu mencakup lingkungan, manusianya, serta kualitas kehidupan masyarakat yang lebih baik. Hakikat keberhasilan perumahan ada di situ,” kata Arif.

Ia juga mengapresiasi DPD REI Gorontalo menjadikan pembangunan Pondok Pesantren Ahwalusalikin sebagai bagian dari kontribusi organisasi.

“Pondok Pesantren Ahwalussalikhin di Kelurahan Bulota ini menjadi pilot project. Sepanjang saya keliling Indonesia, baru DPD REI Gorontalo yang menginisiasi dan menjadi pembina langsung sebuah pondok pesantren secara keorganisasian. Biasanya anggota secara mandiri atau sebatas memberikan donasi saat hari raya, tetapi pembinaan langsung oleh DPD baru ada di Gorontalo,” jelasnya.

Arif berharap kepengurusan DPD REI Gorontalo ke depan semakin solid dalam mengayomi anggota sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap pembangunan perumahan, baik di daerah maupun di tingkat nasional. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *