Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Uncategorized

Gema SHOLAWAT Akan Digemakan ABPENAS dan Srikandi Jaga Desa

×

Gema SHOLAWAT Akan Digemakan ABPENAS dan Srikandi Jaga Desa

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}
Example 468x60

GORONTALO – Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Kabupaten Gorontalo dipastikan bakal berlangsung semarak. Ribuan warga diprediksi memadati rute Pawai Kendaraan Hias Islami yang digagas oleh Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama Srikandi Jaga Desa Kabupaten Gorontalo.

​Ketua Srikandi Jaga Desa Kabupaten Gorontalo, Maryam Sofyan Puhi, menyebutkan bahwa antusiasme warga yang ingin berpartisipasi melampaui ekspektasi awal. Pendaftaran peserta dari berbagai sektor terus mengalir menjelang pelaksanaan acara.

banner 325x300

Keterlibatan Lintas Sektor
​Peserta konvoi kendaraan hias tidak hanya didominasi oleh perwakilan pemerintah desa dan kelurahan, tetapi juga melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD, pelajar, Remaja Masjid, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan.

​”Alhamdulillah, respons masyarakat luar biasa. Tingginya partisipasi dari berbagai elemen ini mencerminkan kuatnya rasa kebersamaan dan semangat warga Gorontalo dalam mengagungkan kelahiran Nabi Muhammad SAW,” ujar Maryam dalam keterangannya, Selasa (1/9/2026).

Rute dan Jadwal Pelaksanaan
​Acara bertajuk “ABPEDNAS & SRIKANDI Jaga Desa BERSHOLAWAT” ini dijadwalkan dilepas pada Rabu, 2 September 2026, pukul 14.00 WITA. Perjalanan pawai mengambil titik start di Lapangan Karya Isimu Selatan, Kecamatan Tibawa, dan akan berakhir di halaman Kantor Bupati Gorontalo.

​Pihak penyelenggara memastikan seluruh persiapan teknis dan skema pengamanan jalur telah dimatangkan bersama kepolisian setempat agar pawai berjalan tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas secara signifikan.

​Maryam berharap momen ini menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus memperkuat tradisi syiar Islam di kawasan pedesaan. “Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai wadah membumikan shalawat dan memperkokoh persaudaraan di Kabupaten Gorontalo,” tuturnya. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *