Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Gorontalo

HMI Cabang Gorontalo Kecam Polres Pohuwato, Siap Geruduk Mapolda Gorontalo

×

HMI Cabang Gorontalo Kecam Polres Pohuwato, Siap Geruduk Mapolda Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Kepala Bidang PTKP HMI Cabang Gorontalo, Syawal Hamjati.
Example 468x60

POTRETNEWS.ID, GORONTALO – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gorontalo melontarkan kecaman keras terhadap aksi brutal aparat kepolisian Polres Pohuwato yang bertindak represif terhadap massa aksi HMI Cabang Pohuwato.

Tindakan tersebut dinilai sebagai bentuk kekerasan negara yang tidak hanya melukai fisik kader, tetapi juga mencederai nilai-nilai demokrasi dan hak konstitusional warga negara.

banner 325x300

Pernyataan tegas ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang PTKP HMI Cabang Gorontalo, Syawal Hamjati. Ia menyebut tindakan aparat tersebut sebagai bentuk kebiadaban penegak hukum yang semakin tidak terkendali.

“Tindakan oknum Polres Pohuwato bukan hanya mencoreng institusi kepolisian, tapi juga menunjukkan wajah asli aparat yang anti-demokrasi. Ini tindakan barbar terhadap mahasiswa yang justru sedang menjalankan fungsi kontrol sosial,” ungkap Syawal kepada media ini, Senin (21/7/2025).

Tidak hanya itu, HMI Cabang Gorontalo juga mengultimatum Polda Gorontalo untuk segera menindak tegas oknum aparat yang terlibat.

Jika tidak ada tindakan konkret dalam waktu dekat, kata Syawal, pihaknya menyatakan siap bakal menggelar aksi di Mapolda Gorontalo sebagai bentuk perlawanan terhadap arogansi kekuasaan yang membungkam suara rakyat.

“Kami beri waktu. Jika tidak ada kejelasan dan penindakan terhadap pelaku, maka Mapolda akan dikepung oleh gelombang kader HMI. Ini bukan retorika. Ini janji perlawanan,” ujar Syawal dengan nada geram.

Lebih jauh, Syawal juga meminta Kompolnas dan Komnas HAM untuk turun tangan menyelidiki kekerasan yang terjadi. Ia menegaskan bahwa pembiaran terhadap kekerasan oleh aparat sama dengan melegitimasi kekerasan negara terhadap sipil.

“Negara tidak boleh dibangun di atas luka dan darah rakyat. Jika hari ini mahasiswa dibungkam dengan kekerasan, maka siapa pun bisa jadi korban berikutnya,” tambahnya.

Kepala Bidang PTKP HMI Cabang Gorontalo itu menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat sipil, organisasi mahasiswa, dan aktivis di seluruh Indonesia untuk tidak tinggal diam menghadapi kekerasan struktural yang terus berulang.

“Kami tidak takut. Kami tidak akan diam. HMI akan berdiri di garis depan melawan ketidakadilan!” pungkas Syawal Hamjati dengan tegas. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *