Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Uncategorized

Jejak Langkah di Pematang Sawah, Kejari Bangka Tengah Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan

×

Jejak Langkah di Pematang Sawah, Kejari Bangka Tengah Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

POTRETNEWS.ID -(BANGKA TENGAH)- Komitmen memperkuat ketahanan pangan daerah ditunjukkan oleh Kejaksaan Negeri Bangka Tengah melalui kegiatan penanaman padi di Desa Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Senin (20/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Jaksa Mandiri Pangan (Petani Sahabat Adhyaksa).

banner 325x300

Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Tengah, Dr. Abvianto Syaifulloh, menegaskan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Melalui program Jaksa Mandiri Pangan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kejaksaan tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga turut berperan aktif dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian,” ujar Dr. Abvianto.

Menurutnya, ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga masyarakat itu sendiri.

 

“Kami percaya bahwa kolaborasi yang kuat akan mampu menciptakan kemandirian pangan daerah. Apa yang kita tanam hari ini bukan hanya padi, tetapi juga harapan untuk masa depan yang lebih sejahtera,” tambahnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kajati Babel, Dr. Sila H. Pulungan dan Wakajati, Yuliana Sagala, SH.MH. beserta para Asisten. Tak hanya itu, Gubernur, Dr. Hidayat Arsani, serta unsur Forkopimda turut hadir pada kegiatan tersebut.

Di tengah hamparan sawah Desa Namang, kebersamaan para pemangku kepentingan terlihat jelas. Tidak ada sekat jabatan, yang tampak justru semangat gotong royong dalam membangun sektor pertanian yang berkelanjutan.

Dr. Abvianto menambahkan, kegiatan ini juga menjadi simbol bahwa pembangunan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari kekuatan sektor dasar seperti pertanian.

“Ketahanan pangan adalah fondasi utama. Jika sektor ini kuat, maka kesejahteraan masyarakat akan ikut terangkat,” pungkasnya.

Melalui langkah sederhana di pematang sawah, Kejaksaan Negeri Bangka Tengah berharap dapat terus mendorong kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga dan memperkuat ketahanan pangan sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Arb)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *