Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Uncategorized

Jemaah Masjid Agung Didorong Masuk Jamsos

×

Jemaah Masjid Agung Didorong Masuk Jamsos

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

KABGOR – BPJS Ketenagakerjaan memperluas cakupan perlindungan sosial dengan menyasar penggiat masjid di Kabupaten Gorontalo melalui program jaminan ketenagakerjaan berbiaya murah.

Sosialisasi digelar di Masjid Agung Baiturrahman Limboto, Jumat (10/04/2026), dengan menyasar pengurus masjid, marbot, imam, muadzin, hingga jamaah aktif.

banner 325x300

Program ini mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), serta Jaminan Hari Tua (JHT) sebagai perlindungan dasar bagi pekerja sektor informal.

Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo, Fajar Lanang Harto Utomo, menegaskan bahwa program ini dirancang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Penggiat masjid juga memiliki risiko kerja. Melalui program ini, kami ingin memastikan mereka mendapatkan perlindungan dan rasa aman,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, penyesuaian iuran melalui kebijakan terbaru membuat program ini semakin terjangkau, dari sebelumnya Rp16.800 menjadi hanya Rp8.400 per bulan.

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, tampak meninjau langsung kegiatan tersebut. Ia pun mendukung langkah BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas perlindungan sosial.

“Ini bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Penggiat masjid memiliki peran penting dan sudah seharusnya mendapatkan perlindungan,” kata Sofyan.

Data BPJS Ketenagakerjaan mencatat, potensi penggiat masjid di Kabupaten Gorontalo mencapai 5.148 orang, yang menjadi target perluasan kepesertaan program.

Pemerintah daerah menilai sinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan menjadi langkah strategis untuk memperkuat jaring pengaman sosial, khususnya bagi pekerja rentan di sektor informal. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *