KABGOR – Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira, memberikan tanggapannya mengenai proses pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo. Ia meluruskan kabar mengenai isu penonaktifan pejabat dalam perombakan tersebut.
Zulfikar menegaskan bahwa tidak ada pejabat yang dinonaktifkan dalam pelantikan ini. Berdasarkan informasi dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), dari target sekitar 370-an jabatan, terdapat 230-an pejabat yang dilantik pada agenda tersebut.
”Kalau nonaktif itu tidak ada. Sebagian besar pelantikan ini, tadi disampaikan oleh pihak BKPSDM, dari yang seharusnya 370-an, yang dilantik hari ini ada sekitar 230-an,” ujar Zulfikar saat diwawancarai.
Menurutnya, komposisi pejabat yang dilantik saat ini sudah berimbang. Sejumlah posisi atau jabatan lama masih ditempati oleh pejabat-pejadat sebelumnya.
Lebih lanjut, Zulfikar menjelaskan bahwa penyesuaian posisi ini dilakukan menyusul diberlakukannya Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang baru di lingkungan Pemkab Gorontalo.
”Komposisi yang hari ini justru saya bisa katakan berimbang. Ada jabatan-jabatan yang diisi oleh pejabat lama juga. Namun memang harus menyesuaikan dengan SOTK baru. Pengisian bidang dan seksi-seksi ini dilakukan dalam rangka menjawab apa yang menjadi kebutuhan pemerintah daerah serta masyarakat,” pungkasnya. (*)










