Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Uncategorized

Komisi III Deprov Berang, MCK di Peran Saka Tak Keburu Kelar

×

Komisi III Deprov Berang, MCK di Peran Saka Tak Keburu Kelar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60
Tampak kondisi MCK yang masih terbengkalai pembangunannya. Beberapa pintu tak terpasang, bahkan yang lainnya nyaris tak bisa ditutup. Komisi III saat sidak pun kecewa dengan keadaan itu. (foto:dok)

KABGOR – Kesabaran para Aleg Deprov akhirnya ada batasnya. Amarah mereka tampak terlihat saat mereka mengkroscek pekerjaan MCK di Bumi Perkemahan Bongohulawa yang amburadul.

Bahkan saat kunjungan mereka nampak tak ada pekerjaan, khususnya di MCK Pria yang letaknya agak berjauhan diatas Buper. Yang ada hanya dibawah MCK putri, itu pun hanya 3 orang.

banner 325x300

Padahal pelaksanaan peran saka tinggal menghitung hari. Nyaris yang dikerjakan kontraktor yang dipercaya membangun proyek ratusan juta rupiah itu sepertinya banyak yang kurang.

Seharusnya ini tinggal finishingnya saja, ujar salah satu Aleg. Namun mau bagaimana, pintu kamar mandi pun banyak yang tak bisa ditutup. Lampu masih bergelantungan tidak pada tempatnya. Tandon penampung air masih belum terisi, Material masih banyak yang berserakan, beberapa pekerjaan pun sepertinya belum tuntas.

Sebelumnya pihak pekerja mengatakan dari senin pekan lalu akan segera di PHO. Lalu molor katanya hingga Rabu, kemudian Jumat kemarin. Dan info ini pun tersiar hingga ketelinga para Aleg Deprov itu, yang ternyata kondisinya sungguh berbeda dilapangan.

Pengawas dari dinas pun cukup melihat saja kekurangan demi kekurangan itu. ” Seharusnya iya, memang sudah tinggal finisingnya saja. Tapi ini belum. Ada tersisa 3 hari ini harus kelar,” paparnya.

Aleg Espien Tuli mengatakan, pekerjaan itu terkesan hanya dilakukan asal-asalan. Maka kami kecewa. ” Ya, kami datang melihat dari dekat. Beberapa rekan saya juga terlihat raut wajahnya penuh kecewa.” Ucap Espien.

Masih banyak perbaikan yang harus segera ditangani oleh kontraktor agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dengan optimal oleh ribuan peserta dari seluruh Indonesia. Kalau begitu kondisinya kasian nama baik Gorontalo.

“Kami sangat kecewa melihat hasil pekerjaan seperti ini. Kalau tidak segera diperbaiki, ini akan menjadi catatan buruk bagi Gorontalo di mata peserta nasional nanti,” tegas Espin.

MCK ini sendiri memiliki 40 ruang. 20 untuk putra sebelah menyebelah 10, dan 20 untuk putri juga sebelah menyebelah. 40 MCK itu diairi tandon masing masing 5 buah, 5 untuk putri dan putra 5 tandon air.(*)

 

 

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *