KABGOR – Berkah kota serambi Madinah julukan Gorontalo, ternyata membawa berkah bagi Zefanya Leo, seorang Kristen Protestan, memeluk agama Islam secara sadar, bada Sholat Isya, Minggu (20/09/26).
Masjid Agung Limboto pun menjadi saksi muallafnya seorang Leo sapaannya, pemuda usia 22 tahun ini memeluk Islam disaksikan seluruh jemaah masjid malam itu.
Dituntun Ust. Azis Ali, Leo pun mengucapkan dua kalimat Syahadat Ashhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhadu anna muhammadar rasuulullah, disaksikan Ketua Takmirul Masjid Eman Kadir, Imam Masjid Agung dan jemaah lainnya.
” Saya bersaksi tidak ada Tuhan selain Allah, dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah,” ucap Leo mantap berulang ulang ikuti tuntunan yang disambut dengan takbir Allahu Akbar.
Leo sendiri malam itu datang dengan salah satu temannya yang juga muallaf, dan meminta kepada jemaah masjid untuk men_Syahadatkannya.
Ust. Azis pun menyarankan agar namanya cukup ditambahkan Mohamad didepan, berikut hal hal lainnya untuk mematangkan seorang Leo menjadi mantap sebagai seorang muslim.
Leo merupakan anak muda asal Jakarta. Di Gorontalo ini dirinya bekerja di PT Nusantara Sakti tinggal sendiri, penunjukan dimutasi ke Gorontalo.
Dimata Leo, sudah ada 3 tahun dirinya mempelajari Islam secara otodidak, lewat semua hal disosial media, buku buku dan diskusi.
” Soal orang tua nanti dikabari. Yang penting keinginan untuk masuk Islam itu sudah terpenuhi,” katanya. (*)










