Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Percepatan Tanam Padi 10 Ribu Hektare Digelar di Pohuwato, Dorong Target Lumbung Pangan Gorontalo

×

Percepatan Tanam Padi 10 Ribu Hektare Digelar di Pohuwato, Dorong Target Lumbung Pangan Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

POTRETNEWS.ID, POHUWATO – Program percepatan tanam padi kembali digencarkan di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, melalui kegiatan tanam serentak seluas 10.000 hektare yang dipusatkan di lokasi cetak sawah rakyat Desa Motolohu Selatan, Kecamatan Randangan, Kamis (09/04/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita tersebut melibatkan sekitar 150 peserta dari unsur pemerintah pusat, daerah, TNI-Polri, hingga kelompok tani.

banner 325x300

Hadir langsung Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, bersama perwakilan Kementerian Pertanian RI, Korem 133/Nani Wartabone, serta jajaran Forkopimda provinsi dan kabupaten.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pohuwato, Kamri Alwi, dalam laporannya menyampaikan bahwa target cetak sawah di wilayah tersebut mencapai 56.142 hektare. Namun hingga saat ini, realisasi baru mencapai sekitar 879,2 hektare.

“Target penanaman minimal bisa mencapai 80 persen pada akhir April 2026,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sejumlah kendala masih dihadapi di lapangan, di antaranya sistem pengairan dan drainase yang belum optimal, serta status kepemilikan lahan yang sebagian masih dalam proses penyelesaian.

Selain itu, lahan yang digarap diketahui telah tidak produktif selama kurang lebih 20 tahun.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pohuwato, Iskandar Datau, mengapresiasi peran aktif TNI dalam mendukung percepatan program cetak sawah. Ia optimistis Pohuwato memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai salah satu lumbung pangan di Provinsi Gorontalo.

“Sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan TNI sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.

Dari sisi nasional, Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Kementerian Pertanian RI, Eko Nugroho Dharmono Putro, mengungkapkan bahwa produksi pangan nasional pada tahun 2025 mencapai 34,69 juta ton, yang menjadi capaian tertinggi.

Untuk tahun 2026, pemerintah menargetkan stok pangan nasional sebesar 5 juta ton.

“Strateginya melalui intensifikasi dan ekstensifikasi, termasuk optimalisasi alat mesin pertanian serta perbaikan sistem irigasi,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan pertanian berupa hand sprayer serta pemasangan rompi kepada operator brigade pangan sebagai bentuk dukungan terhadap petani.

Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam mendukung program cetak sawah rakyat.

Menurutnya, Kabupaten Pohuwato memiliki potensi besar sebagai lumbung pangan daerah.

“Kunci keberhasilan ada pada sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan petani,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Zoom Meeting nasional percepatan tanam padi yang diikuti oleh 17 provinsi di Indonesia. Adapun varietas padi yang ditanam dalam kegiatan ini adalah Makonga.

Seluruh kegiatan berakhir sekitar pukul 13.50 Wita dan berlangsung aman, tertib, serta mendapat respons positif dari masyarakat dan kelompok tani.

Program percepatan tanam ini dinilai sebagai langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, meski masih menghadapi sejumlah kendala teknis yang memerlukan pendampingan berkelanjutan dari instansi terkait.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *