Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Uncategorized

Serap Aspirasi di Telaga Cs, Ketua DPRD Zulfikar Usira Tegaskan Komitmennya

×

Serap Aspirasi di Telaga Cs, Ketua DPRD Zulfikar Usira Tegaskan Komitmennya

Sebarkan artikel ini
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":false,"containsFTESticker":false}
Example 468x60

KABGOR — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira, memimpin pelaksanaan Reses Masa Sidang Pertama Tahun 2026–2027 di wilayah Telaga Cs, Selasa (22/09/2026). Kegiatan reses ini dimanfaatkan untuk memaparkan komitmen DPRD dalam mengawal pembangunan infrastruktur, pemberdayaan UMKM, serta penanganan stabilitas harga pangan di tengah tantangan efisiensi anggaran daerah.

​Kegiatan reses tersebut berlangsung bertepatan dengan agenda sosialisasi BPJS Kesehatan yang dihadiri oleh Camat, para Kepala Desa, BPD, serta tokoh-tokoh masyarakat se-Kecamatan Telaga Biru.

​”Ini luar biasa berkah yang Tuhan berikan. Dipertemukan BPJS dengan DPRD, kepala desa, BPD, dan tokoh-tokoh masyarakat. BPJS merupakan bagian dari pelayanan untuk masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Gorontalo,” ujar Zulfikar.

​​Dalam penjelasannya, Zulfikar mengungkapkan bahwa di tengah efisiensi anggaran nasional—salah satunya melalui PMK Nomor 9 dan Inpres Nomor 1 yang memangkas anggaran daerah hingga ratusan miliar—DPRD Kabupaten Gorontalo tetap memperjuangkan alokasi dana untuk program-program yang masuk dalam skala prioritas tinggi.

​”Ada dua jenis penganggaran: prioritas dan skala prioritas. Skala prioritas adalah yang benar-benar dibutuhkan masyarakat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, dan akses jalan adalah bagian dari penggerak ekonomi tersebut,” jelasnya.

​Salah satu bukti realisasi anggaran skala prioritas adalah pembangunan jalan Tonalai di Telaga Biru sepanjang lebih dari 1.100 meter. Melalui kerja sama swakelola dengan TNI, anggaran dialokasikan sebesar Rp1,1 miliar (Rp1 miliar alokasi awal ditambah Rp100 juta) sehingga jalan tersebut kini sudah dapat dinikmati oleh masyarakat.

​Selain itu, Zulfikar juga menjawab aspirasi masyarakat Desa Hulaawa terkait kondisi jalan rusak. DPRD bersama anggota perwakilan wilayah Telaga Cs telah mengalokasikan anggaran untuk pengerjaan jalan di dua lokasi vital Desa Hulaawa, yaitu di area depan Depo Alfamart dan kawasan pasar setempat.

​​Di sektor ekonomi kerakyatan, DPRD Kabupaten Gorontalo menyetujui alokasi anggaran sebesar Rp16,75 miliar untuk program penguatan UMKM. Dari total dana tersebut, sekitar Rp1 miliar diantaranya dikucurkan untuk pengembangan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di Telaga Induk guna menopang pelaku usaha lokal.

​Menanggapi fenomena paceklik dan lonjakan harga kebutuhan pokok—seperti harga cabai (rica) yang mencapai Rp150.000 per kg—Zulfikar dengan tegas mendorong langkah cepat dari Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gorontalo.

​”Saya sudah panggil Kepala Dinas Ketahanan Pangan. Saya tegaskan, tidak usah dulu bicara keterbatasan anggaran, yang utama lakukan Operasi Pasar terlebih dahulu karena rakyat butuh makan. Kita manfaatkan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) yang ada di pemerintah daerah,” tegas Zulfikar.

​Melalui masa reses ini, DPRD Kabupaten Gorontalo memastikan akan terus mengawal dan menyuarakan seluruh aspirasi warga Telaga Cs agar program pembangunan daerah dapat terwujud secara adil dan merata. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *