KABGOR – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Gorontalo, Sofyan Puhi yang juga Bupati Kabupaten Gorontalo berharap pengurus Pramuka Kota Gorontalo untuk segera melakukan persiapan intensif menghadapi agenda nasional. Hal ini ditegaskan Sofyan usai melantik Adhan Dambea, sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Kota Gorontalo masa bakti 2025–2030.
Adhan Dambea yang Walikota Gorontalo, dilantik sebagai Kamabicab Gerakan Pramuka Kota Gorontalo di gedung Sanggar Pramuka Kota Gorontalo pada Senin (9/3/2026). Pelantian ini menjadi momentum penting dalam penguatan struktur organisasi kepanduan di ibu kota provinsi. Sofyan menekankan bahwa dukungan penuh dari Kamabicab sangat krusial, terutama menjelang perhelatan Jambore Nasional (Jamnas) di Cibubur pada Agustus mendatang.
“Kita harus mulai mempersiapkan diri dari sekarang. Dukungan penuh dari Kamabicab sangat penting agar keikutsertaan Pramuka Kota Gorontalo pada agenda nasional tersebut dapat berjalan dengan baik dan membawa nama daerah,” tegas Sofyan.
Selain agenda nasional, Sofyan mengingatkan bahwa esensi Gerakan Pramuka adalah sebagai motor pembentuk karakter generasi muda yang progresif. Ia berharap kepengurusan di bawah kepemimpinan Adhan Dambea mampu menghidupkan kembali program-program pembinaan yang sempat vakum agar lebih aktif dan relevan dengan tantangan zaman.
“Gerakan Pramuka adalah organisasi yang bergerak, mendidik, dan membentuk karakter. Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, diharapkan berbagai program pembinaan dapat berjalan lebih aktif dan progresif,” ujarnya.
Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Dewasa Kwartir Nasional, Kak Dr. Raman Syah, M.Si, serta jajaran Forkopimda Kota Gorontalo. Kehadiran perwakilan Kwartir Nasional memberikan sinyalemen kuat bahwa konsolidasi organisasi di Gorontalo menjadi perhatian pusat.
Sofyan berharap sinergi antara pemerintah kota dan pengurus Pramuka dapat semakin solid, sehingga gerakan kepanduan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, khususnya dalam mencetak pemimpin masa depan yang berintegritas. (*)











