Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Terobosan Baru! KPU Pohuwato Hadirkan JDIH Institute, Pusat Kajian Hukum Kepemiluan Pertama di Gorontalo

×

Terobosan Baru! KPU Pohuwato Hadirkan JDIH Institute, Pusat Kajian Hukum Kepemiluan Pertama di Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

POTRETNEWS.ID, POHUWATO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pohuwato terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat literasi demokrasi dan hukum kepemiluan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran inovasi Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Institute serta Pojok Baca, yang berlangsung di Sekretariat KPU Pohuwato, Kamis (4/6/2026).

Peluncuran program tersebut dihadiri Komisioner KPU Provinsi Gorontalo Risan Pakaya, Ketua KPU Pohuwato Iskandar Ibrahim, anggota KPU Pohuwato Usman Dunda, Dian F. Pakaya, Iwan Dolongseda dan Toyibin, Ketua Bawaslu Pohuwato Yolanda Harun, Rektor Universitas Pohuwato, perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pohuwato, serta jajaran Sekretariat KPU Pohuwato.

banner 325x300

Ketua KPU Pohuwato, Iskandar Ibrahim, menjelaskan bahwa JDIH Institute merupakan pengembangan dari Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum KPU Pohuwato yang tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi hukum, tetapi juga menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan kajian hukum kepemiluan melalui kerja sama dengan Universitas Pohuwato.

“JDIH Institute ini diharapkan bisa menjadi ekosistem pengembangan pengetahuan kepemiluan. Pada dasarnya, JDIH Institute hadir untuk menghubungkan dokumen hukum, penelitian, dan partisipasi publik dalam satu ruang kolaboratif,” ujar Iskandar.

Menurutnya, kehadiran JDIH Institute bertujuan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat terhadap berbagai produk hukum kepemiluan.

Selain itu, fasilitas tersebut juga diharapkan menjadi rujukan bagi akademisi, peneliti, pelajar, mahasiswa, serta pegiat demokrasi di Kabupaten Pohuwato.

Selain JDIH Institute, KPU Pohuwato juga menghadirkan Pojok Baca sebagai ruang literasi yang menyediakan berbagai referensi dan sumber bacaan terkait demokrasi dan kepemiluan.

“Kami berkolaborasi dengan Dinas Perpustakaan Kabupaten Pohuwato untuk menyiapkan berbagai referensi bagi peneliti dan mahasiswa melalui program Pojok Baca. Kami berharap program ini dapat menambah khazanah pengetahuan kepemiluan bagi masyarakat luas,” jelasnya.

Inovasi yang dihadirkan KPU Pohuwato tersebut mendapat apresiasi dari KPU Provinsi Gorontalo. Komisioner KPU Provinsi Gorontalo, Risan Pakaya, menilai langkah yang dilakukan KPU Pohuwato merupakan terobosan yang membedakannya dari KPU kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Gorontalo.

“Ini adalah satu langkah lebih maju dibandingkan KPU kabupaten dan kota lainnya di Gorontalo. Dengan menghadirkan inovasi ini berarti KPU Pohuwato telah mendeklarasikan sekaligus mengikatkan diri untuk menjalankan program yang harus berkelanjutan. JDIH Institute ini bukan hanya sekadar diluncurkan, tetapi harus terus hidup dan berkembang,” kata Risan.

Ia mengungkapkan, sebelumnya KPU Provinsi Gorontalo telah mendorong seluruh KPU kabupaten dan kota untuk melaksanakan program JDIH Goes to School sebagai upaya meningkatkan minat literasi hukum kepemiluan di kalangan pelajar.

“Salah satu tujuan program ini adalah memacu minat literasi hukum kepemiluan. Kami mengimbau KPU kabupaten dan kota di Gorontalo untuk mengajak para siswa datang ke sekretariat KPU, mendapatkan informasi kepemiluan, dan menyediakan ruang baca bagi mereka. Khusus untuk konsep Pojok Baca seperti ini, yang pertama hadir adalah di KPU Kabupaten Pohuwato,” terangnya.

Risan berharap JDIH Institute dan Pojok Baca tidak berhenti pada seremoni peluncuran semata, tetapi dapat terus berkembang menjadi ruang edukasi demokrasi yang berkelanjutan dan mampu meningkatkan partisipasi serta pemahaman masyarakat terhadap proses kepemiluan.

Dengan hadirnya JDIH Institute dan Pojok Baca, KPU Pohuwato semakin mempertegas perannya tidak hanya sebagai penyelenggara pemilu, tetapi juga sebagai pusat edukasi demokrasi yang terbuka, inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas literasi masyarakat.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *