POTRETNEWS.ID, KABGOR – Demi meningkatkan kebutuhan layanan kesehatan yang semakin kompleks, RSUD MM Dunda Limboto, Kabupaten Gorontalo, kini tengah merehabilitasi dua fasilitas utama, yaitu gedung rawat inap dan rawat jalan.
Hal ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kenyamanan dan standar pelayanan kepada pasien.
Ramang Said, selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) menjelaskan bahwa, proses rehabilitasi ini telah melewati sejumlah tahapan, mulai dari perencanaan, penyediaan produk, hingga pemilihan penyedia barang dan jasa.
“Semua tahapan seperti perencanaan, penyediaan produk, hingga pemilihan penyedia sudah dilalui. Salah satu sistem penyediaan yang digunakan adalah e-purchasing,” jelas Ramang, Rabu (6/8/2025).
Meski proses rehab sedang berlangsung, kata dia, pelayanan terhadap pasien tetap berjalan. Ramang menyatakan, bahwa pihaknya juga telah melakukan pengalihan pasien ke sejumlah gedung lainnya agar pelayanan medis tidak terganggu.
“Pasien kami alihkan ke gedung lain selama proses rehab berlangsung, dan mereka tetap mendapatkan pelayanan sebagaimana mestinya,” ujarnya.
Dengan direhabilitasi-nya gedung tersebut, Ramang berharap, upaya ini dapat meningkatkan standar pelayanan kesehatan rumah sakit tipe B, sesuai dengan kebijakan Kementerian Kesehatan.
“RSUD Dunda Limboto adalah rumah sakit tipe B, yang memiliki aturan terkait jumlah tempat tidur dan fasilitas lainnya. Dengan rehabilitasi ini, kami berharap kenyamanan pasien terus meningkat,” tandasnya. (*)
Sebagai informasi Proyek ini menggunakan anggaran APBD dan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025.
Untuk rehabilitasi gedung rawat inap sendiri, bersumber dari APBD senilai Rp28.468.814.998,00. Sedangkan rehabilitasi gedung rawat jalan, itu bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai Rp. 4.678.754.400,00. (*)









