
POTRETNEWS.ID, KABGOR – Bupati Kabupaten Gorontalo Sofyan Puhi tak mampu menahan rasa emosi saat mengetahui salah satu camatnya, tak hadir pada acara pembukaan MTQ tingkat Kabupaten Gorontalo.
Bahkan, diacara yang harusnya jadi moment kebangkitan agama didaerah, Bupati tak lagi membaca teks formal sambutan, saking geramnya.
Usut punya usut Camat yang disasar emosi Bupati adalah Camat Tibawa, Saiful Pakaya, yang setelah dikroscek absensinya. Camat yang dimaksud tak hadir.
Lebih menambah geram Bupati, kala dikroscek, kafilah atau tim utusan camat yang dimaksud hanya mengutus 3 orang.
Dari informasi yang ada, 3 utusan Kecamatan Tibawa itu, hanya ada 1 orang untuk 1 cabang yang dilombakan di MTQ, selebihnya official tim. Sungguh ironis.
” Bayangkan, ada 16 desa di Kecamatan Tibawa, tidak bisa mencari peserta untuk ini (MTQ). ” Sesal Bupati.
Padahal disetiap kecamatan itu ada TPA atau semacamnya. Ada agenda wisuda wisuda santri. ” Nah, ini kemana. Masa tidak ada, ” ucapnya.
Bupati pun tegas akan kelakuan Camat Tibawa ini. Orang nomor satu dipemerintahan ini langsung mengambil sikap, Pecat !!!.
” Ya, tidak diundang lagi. Langsung diberhentikan. Pecat!,” Tegas Bupati takkala ditanya apakah masih akan mengundang yang bersangkutan.
Alasan Bupati pun jelas. Bagaimana kedepan sebuah pemerintahan akan dijalankan yang bersangkutan.
” Sedangkan mengurus agama saja beliau tidak becus. Apalagi yang lain.” Ucap Bupati.
Terlihat sampai akhir wawancara, Bupati sangat menyesalkan ada camatnya yang demikian. Sedangkan yang hanya mengirim anggota (peserta) kurang dari 5 peserta, akan diundang untuk klarifikasi. (*)







