Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DaerahKabupaten Gorontalo

Andi Taufik Desak Lembaga Adat “Turun Gunung” Sikapi Dugaan Kasus Pornografi Anggota DPRD

×

Andi Taufik Desak Lembaga Adat “Turun Gunung” Sikapi Dugaan Kasus Pornografi Anggota DPRD

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

POTRETNEWS.ID, -(KABGOR)- Gelombang sorotan publik terhadap dugaan kasus pornografi yang menyeret nama seorang anggota DPRD Kabupaten Gorontalo kian memanas.

Di tengah kegelisahan masyarakat yang terus membesar, suara desakan kini datang dari kalangan pemuda. Mereka meminta lembaga adat Kabupaten Gorontalo untuk tidak tinggal diam dan segera “turun gunung” menyikapi persoalan yang dinilai telah mencoreng martabat daerah.

banner 325x300

Pemuda Kabupaten Gorontalo, Andi Taufik, menegaskan bahwa lembaga adat memiliki tanggung jawab moral yang besar dalam menjaga nilai, norma, serta falsafah hidup masyarakat Gorontalo yang selama ini dijunjung tinggi.

Menurutnya, kasus yang mencuat ke publik ini bukan sekadar persoalan pribadi, melainkan telah menyentuh sendi-sendi moral masyarakat. Ia khawatir jika hal semacam ini dibiarkan tanpa sikap tegas, maka perlahan-lahan akan terjadi pergeseran nilai dalam kehidupan sosial masyarakat.

“Ini bukan lagi sekadar isu biasa. Jika dibiarkan, hal-hal yang berbau pornografi bisa saja dianggap lumrah di tengah masyarakat. Ketika itu terjadi, kita sedang membuka pintu bagi kerusakan moral yang lebih besar,” tegas Andi.

Andi juga menyoroti sikap Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Gorontalo yang hingga kini dinilai belum menunjukkan langkah tegas terhadap oknum yang diduga terlibat. Kondisi tersebut, menurutnya, justru memunculkan kegelisahan publik serta pertanyaan besar mengenai keseriusan lembaga legislatif dalam menjaga kehormatan institusi.

Karena itu, ia berharap lembaga adat dapat mengambil peran strategis dengan memberikan masukan, tekanan moral, bahkan desakan kepada Badan Kehormatan DPRD agar segera mengambil langkah yang jelas dan tegas.

“Gorontalo adalah daerah yang dibangun di atas falsafah luhur yang dijaga turun-temurun. Jangan sampai nilai-nilai suci itu dirusak oleh segelintir orang yang merasa kebal terhadap aturan dan proses hukum,” ujarnya.

Lebih jauh, Andi mengingatkan bahwa seorang anggota DPRD sejatinya adalah representasi rakyat yang seharusnya menjadi teladan dalam sikap, perilaku, serta moralitas di tengah masyarakat.

“Bagaimana mungkin masyarakat diminta menjaga nilai dan etika jika wakil rakyatnya sendiri justru memberikan contoh yang sebaliknya?” tutup Andi dengan nada tegas. (Rh)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *