KABGOR – Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny Junus menyampaikan rasa terimakasih yang mendalam atas kehadiran Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka di Kabupaten Gorontalo.
Rasa terimakasih ini disampaikannya mewakili seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gorontalo, atas berkenannya kedua tokoh republik ini pada Penas XVII Gorontalo 2026.
Selama sepekan pelaksanaan Penas bahkan sebelumnya beberapa persiapan yang dilakukan
Kabupaten Gorontalo menjadi pusat perhatian nasional.
Bukan hanya itu ajang ini dengan kehadiran kedua tokoh pemimpin bangsa memiliki dampak ekonomi yang signifikan selama dan sebelum pelaksanaan Penas XVII.
Bagi Kabupaten Gorontalo, PENAS XVII tidak hanya menjadi ajang pertemuan nasional para petani dan nelayan, tetapi juga momentum yang memperkenalkan potensi daerah kepada Indonesia.
Dan memperkuat posisi Kabupaten Gorontalo sebagai salah satu daerah strategis dalam pembangunan sektor pangan nasional.
Terhadap momentum ini, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden RI, Wakil Presiden RI, para Menteri, Gubernur, Bupati, Walikota, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga PENAS XVII dapat berlangsung sukses.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gorontalo dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada Gorontalo, khususnya Kabupaten Gorontalo, sebagai tuan rumah kegiatan berskala nasional ini. Kehadiran para pemimpin bangsa menjadi kehormatan sekaligus kebanggaan bagi daerah kami,” ujar Sofyan.
Ucapan terima kasih juga tak lupa disampaikan kepada jajaran TNI dan Polri yang telah bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung.
“Momentum ini membuktikan bahwa Gorontalo memiliki kapasitas untuk menjadi tuan rumah berbagai agenda nasional. PENAS XVII menjadi salah satu tonggak penting yang semakin memperkuat posisi Gorontalo dalam mendukung pembangunan Indonesia, khususnya di sektor pertanian dan perikanan,” ungkapnya. (*)
Kabgor Siap Jadi Daerah Lumbung Pangan
Foto B
Bupati Sofyan Puhi saat berada dipanggung utama Penas XVII. (foto:dok)
KABGOR – Komitmen Presiden RI Prabowo Subianto untuk memperkuat swasembada pangan nasional secara berkelanjutan menjadi momentum penting bagi kebangkitan sektor pertanian dan perikanan di Kabupaten Gorontalo.
Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 di Gorontalo, Rabu (24/6/2026), yang dihadiri lebih dari 100 ribu petani, nelayan, penyuluh, dan pelaku usaha pertanian dari seluruh Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan bahwa Indonesia berada pada jalur yang semakin kuat menuju kemandirian pangan dan siap mengambil peran lebih besar dalam memenuhi kebutuhan pangan dunia di tengah tantangan krisis global.
Bagi Kabupaten Gorontalo, arahan Presiden menjadi dorongan kuat untuk terus mempercepat pembangunan sektor pertanian dan perikanan sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat.
Kabupaten Gorontalo memiliki potensi besar pada komoditas padi, jagung, hortikultura, perikanan budidaya, maupun perikanan tangkap yang selama ini menjadi sumber penghidupan utama masyarakat di berbagai wilayah.
Keberhasilan pemerintah pusat dalam meningkatkan kesejahteraan petani melalui berbagai kebijakan, seperti penyederhanaan distribusi pupuk, penurunan harga pupuk, hingga penguatan hilirisasi pertanian, diyakini akan memberikan dampak positif bagi petani dan nelayan di daerah.
Program-program tersebut tidak hanya mendorong peningkatan produktivitas, tetapi juga membuka peluang bagi petani dan nelayan untuk memperoleh nilai tambah yang lebih besar melalui penguatan rantai pasok dan akses pasar.
Selain itu, arah kebijakan nasional yang menempatkan petani dan nelayan sebagai pelaku utama pembangunan pangan dinilai sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sektor unggulan daerah.
Dengan dukungan pemerintah pusat, petani dan nelayan diharapkan mampu meningkatkan produksi, memperluas akses pemasaran, serta memperkuat daya saing komoditas lokal di tingkat nasional maupun internasional.
Momentum penyelenggaraan PENAS XVII di Gorontalo juga menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan potensi pertanian dan perikanan Kabupaten Gorontalo kepada peserta dari seluruh Indonesia.
Melalui pertukaran pengetahuan, teknologi, dan inovasi yang berlangsung selama kegiatan, para petani dan nelayan daerah diharapkan semakin siap menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang pengembangan usaha di masa depan.
Semangat swasembada pangan yang digaungkan Presiden Prabowo menjadi optimisme baru bagi Kabupaten Gorontalo untuk terus berkembang sebagai daerah agraris dan maritim yang maju, mandiri, dan berdaya saing. Dengan sinergi antara pemerintah, petani, nelayan, penyuluh, dan dunia usaha, Kabupaten Gorontalo diyakini mampu memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang berkelanjutan. (*)











