POTRETNEWS.ID, POHUWATO – Persoalan antara masyarakat penambang lokal dengan perusahaan Pani Gold Mining di Kabupaten Pohuwato kembali memanas. Kali ini, sorotan tertuju pada dugaan tindakan penghinaan yang disebut dilakukan oleh salah satu karyawan lapangan perusahaan terhadap masyarakat penambang lokal.
Sehingga Mulyono Polumulo Salah satu tokoh masyarakat Pohuwato mengecam keras dugaan tindakan tersebut.
Ia menilai, sikap yang dinilai merendahkan masyarakat penambang lokal berpotensi memicu kemarahan dan memperkeruh hubungan antara masyarakat dengan pihak perusahaan.
“Saya mengutuk keras tindakan terhadap masyarakat penambang lokal yang sering mendapatkan hinaan dari salah satu karyawan lapangan,” tegas Mulyono.
Menurutnya, persoalan tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Ia meminta pihak perusahaan segera mengambil langkah tegas dengan melakukan evaluasi terhadap karyawan yang diduga melakukan penghinaan tersebut.
Bahkan, ia meminta agar karyawan bersangkutan dikeluarkan dari perusahaan apabila terbukti melakukan tindakan yang merendahkan atau menghina masyarakat.
“Saya meminta karyawan tersebut dikeluarkan dari perusahaan agar tidak menimbulkan kemarahan masyarakat yang pada akhirnya justru dapat membuat masyarakat penambang terjebak dalam persoalan hukum,” ujarnya.
Mulyono Polumulo juga mengingatkan, seluruh pihak agar tidak melakukan tindakan yang dapat memancing emosi masyarakat.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara perusahaan dan masyarakat penambang lokal sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya konflik yang lebih besar.
Selaku Tokoh masyarakat Mulyono Polumulo pun meminta perusahaan tidak menganggap remeh persoalan ini.
Ia berharap manajemen perusahaan segera melakukan klarifikasi dan mengambil tindakan sesuai aturan internal apabila dugaan penghinaan tersebut terbukti.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak perusahaan maupun karyawan yang dimaksud belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut.











