POTRETNEWS.ID, (GORONTALO)- Menjelang Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, gelombang semangat nasionalisme mulai menyapu seluruh penjuru tanah air. Di Kabupaten Gorontalo, semangat itu memancar jelas di bawah kemegahan Menara Keagungan Limboto sebuah monumen yang tak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga simbol persatuan dan keteguhan bangsa.
Pada Jumat siang yang cerah, sekelompok mahasiswa bekerja sama dengan para wartawan, turun langsung ke jalan, membagikan bendera Merah Putih kepada para pengguna jalan. Aksi ini bukan sekadar pembagian simbol, melainkan panggilan jiwa dengan ajakan tulus untuk kembali menghidupkan semangat cinta tanah air dalam kehidupan sehari-hari, menjelang peringatan kemerdekaan yang sakral.
“Bendera ini adalah simbol perjuangan dan kebanggaan kita sebagai bangsa. Kami ingin mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga semangat kemerdekaan, tidak hanya dalam bentuk seremoni, tapi juga lewat simbol-simbol kecil seperti ini,” ungkap Andi Taufik, koordinator kegiatan dari unsur mahasiswa.
Setiap bendera yang diserahkan, bukan hanya selembar kain merah dan putih melainkan nyala semangat dari generasi muda yang tak ingin melihat nasionalisme luntur. Para pengendara yang menerima bendera menyambutnya dengan senyum penuh haru dan bangga. Ada yang langsung memasangnya di kendaraan mereka, seolah ingin menyatakan: “Saya Indonesia, saya bangga!”
Menara Keagungan Limboto berdiri kokoh di latar belakang, seakan menjadi saksi bisu perjuangan anak bangsa yang kini dilanjutkan dalam bentuk kepedulian, persatuan, dan cinta tanah air. Di bawah bayangannya, kolaborasi antara mahasiswa dan wartawan menjadi gambaran bahwa kemerdekaan bukanlah milik masa lalu semata, melainkan amanah besar yang diwariskan untuk terus diperjuangkan dan dipelihara.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat luas untuk menyambut HUT RI ke-80 dengan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan nasionalisme yang menyala-nyala. Bukan hanya dengan bendera, tapi juga dengan tindakan nyata yang menunjukkan cinta pada negeri ini,” pungkas Andi.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 750 bendera kecil dibagikan untuk dipasang pada kendaraan, serta 250 bendera berukuran besar yang akan dipasang di rumah-rumah warga. Setiap lembar bendera yang berkibar adalah harapan, bahwa bangsa ini tetap kuat karena rakyatnya tak pernah lupa akar perjuangannya. (Arb)










