POTRETNEWS.ID, KABGOR – Dihadapan ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus. Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira mengatakan, bahwa pihaknya siap seratus persen menerima dan mendatangi apa yang menjadi tuntutan massa aksi.
“Kami siap seratus persen menandatangani apa yang menjadi tuntutan rakyat,” tegasnya.
Tuntutan yang dibawa oleh massa aksi itu tercantum dalam fakta integritas, yang diminta untuk ditandatangani dan disepakati bersama melalui sidang rakyat terbuka, di depan gedung DPRD Kabupaten Gorontalo, Senin (1/9/2025).
Adapun sejumlah tuntutan yang tercantum dalam fakta integritas ini mencakup percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset, meminta Presiden untuk mengevaluasi kabinet merah putih, menuntut reformasi di tubuh Polri, menolak segala bentuk kenaikan gaji dan tunjangan DPR di semua tingkatan, serta menolak kenaikan pajak PBB, dan mendesak Presiden Prabowo segera mengadili 7 pelaku yang menabrak driver Ojol hingga tewas.
Bagi Zulfikar, DPRD merupakan lembaga terhormat, yang diwakili oleh 40 anggota dari berbagai lapisan masyarakat di Kabupaten Gorontalo.
“Lembaga ini adalah lembaga yang terhormat, lembaga yang diwakilkan oleh bapak dan ibu kepada kami,” ujarnya.
Oleh karena itu, Zulfikar mengajak semua masyarakat untuk memperjuangkan aspirasi rakyat.
“Kami ingin bapak dan ibu, mari sama-sama kita datang memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi rakyat, bapak dan ibu” ucapnya.
Dengan demikian, pihaknya siap menandatangani tuntutan yang dimaksud.
“Apa yang menjadi tuntutan para aktivis, kami siap menandatangani bapak dan ibu,” pungkasnya. (*)










