
Potretnews.id, Kabgor – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Gorontalo, Ismet Mile, memberikan pesan bagi seluruh kader dalam Musyawarah Cabang (Muscab) Ke-X PPP Kabupaten Gorontalo. Ia menegaskan, posisi di struktur partai bukanlah jaminan bagi setiap kader untuk melenggang mulus panggung legislatif maupun eksekutif.
Ismet menekankan, standar utama kenaikan kelas seorang politisi PPP bukan diukur dari seberapa tinggi jabatannya di internal organisasi, melainkan pada kualitas diri dan kerja nyata di tengah masyarakat.
“Penentuan dalam struktur tidak menjadi standar utama bagi kader untuk naik ke jenjang legislatif dan eksekutif,” tegas Ismet di hadapan peserta Muscab, Sabtu 2/5/2026.
Menurut Ismet, ada dua hal krusial yang menentukan elektabilitas seorang kader. Meski tidak merinci secara eksplisit kedua poin tersebut, ia mengisyaratkan bahwa kemampuan merangkul pemilih dan rekam jejak kerja menjadi penentu apakah seorang kader layak diusung atau tidak.
Lebih lanjut, Ismet mengajak seluruh peserta Muscab untuk menyikapi setiap dinamika politik dan persaingan internal dengan kepala dingin. Ia berharap momentum Muscab Ke-X ini menjadi ajang konsolidasi yang sehat, bukan tempat memicu perpecahan.
“Mari kita hadapi dengan kepala dingin. Mari kita bawa pada kesabaran dan kesadaran,” ajak Ismet dengan nada tenang namun tegas.
Pesan ini sekaligus menjadi pengingat bagi para fungsionaris di tingkat kabupaten agar tidak hanya mengejar posisi struktural, tetapi fokus memperkuat basis massa demi memenangkan PPP pada kontestasi politik mendatang.
Dalam Muscab ke-X PPP Kabupaten Gorontalo yang berlangsung di hotel Limboto turut di hadiri para pimpinan dari partai Golkar, PAN, PDIP, PKS, serta kader dan pengurus PPP se Gorontalo.











