POTRETNEWS. ID – (GORONTALO) Kepemimpinan Nelson Pomalingo dan Hendra Hemeto selaku ketua partai nampaknya akan segera berakhir pasca Pilkada kemarin.
Berhembus isu, pergantian itu dikait-kaitkan dengan kekalahan mereka di Pilkada dan Pilgub kemarin.
Keduanya bahkan hanya bertengger di posisi ketiga perolehan suara. Nelson dan pasangannya kalah dari Gusnar Idah dan Tonny Uloli. Sementara Hendra Hemeto kalah dari Sofyan dan Roni Sampir.
Rencana akan melepas jabatan sebagai ketua partai itu pun berhembus kencang. Mereka berdua akan melepas jabatan itu dalam waktu dekat.
Rupanya isu itu memang benar. Hanya saja karena jabatan mereka sudah akan berkahir sebagai ketua dimasing-masing partai politik.
Sebab keduanya sudah memasuki masa dua tahun kepemimpinan, batas seseorang memimpin.
” Ya, saya juga memang sudah mau berakhir. Sudah dua periode. Dan itu sesuai aturan. ” Ucap Nelson.
Nelson memang mengakui jika dirinya sudah mau berkahir sebagai ketua DPW PPP. ” Usai Rapimnas dalam waktu dekat, lalu Rapimwil untuk setiap provinsi, lalu kabupaten kota, ” Ucapnya.
Hendra Hemeto juga demikian. Beberapa kader Golkar memang juga mengatakan itu. Jabatan Hendra sudah mau berkahir, menyusul mulai muncul figur-figur calon ketua DPD II Golkar Kabupaten Gorontalo.
Di Golkar juga sama, usai kepemimpinan pusat berganti, lalu akan turun ke provinsi kemudian kabupaten kota.
Pergantian pucuk pimpinan diantara mereka memang sudah karena aturan dua periode. Namun juga jika dikait-kaitkan dengan kalah di Pilkada, untuk ukuran partai politik itu biasa, hal yang lumrah.
Sehingga sangat jauh jika dikaitkan dengan hal hal demikian. Bahwa memang keduanya sudah mau berakhir jabatan, bukan karena belum beruntung pada pertarungan itu. (*)










