POTRETNEWS.ID, KABGOR – Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama aparat keamanan menutup salah satu tempat hiburan malam (THM) di Kecamatan Tolangohula pada Kamis malam, 8 Mei 2025.
Namun, langkah ini menuai kritik tajam. Penertiban yang hanya menyasar satu titik disebut sebagai bentuk ketidakadilan dan sikap pilih kasih pemerintah daerah.
“Kenapa hanya di Tolangohula terus? Padahal di Telaga, Limboto, dan Limboto Barat juga banyak THM yang tetap dibiarkan beroperasi,” kata Andi Taufik, salah satu aktivis Gorontalo kepada wartawan, Jumat (9/5/2025).
“Ini terlihat seperti pemerintah takut menindak yang lain,” sambutannya.
Andi mendukung langkah penertiban THM, tetapi menganggap pendekatan pemerintah daerah tidak adil dan sarat kepentingan. Ia menuding pemerintah hanya berani menertibkan lokasi tertentu, sementara tempat lain yang serupa justru dibiarkan begitu saja.
“Bisa saja muncul asumsi publik bahwa pemerintah sengaja membekingi beberapa THM. Kalau memang ingin menertibkan, ya semua. Jangan Tolangohula saja yang selalu jadi sasaran,” ujar Andi tegas.
Saat dimintai konfirmasi, Pelaksana Harian (Plh) Kasatpol PP Kabupaten Gorontalo, Muhammad Pajuhi, enggan memberikan komentar melalui sambungan telepon. Ia meminta wartawan datang langsung ke kantornya.
“Mohon maaf, saya masih di jalan. Nanti ke kantor saja ya, Pak,” ujar Muhammad Pajuhi singkat. (*)







