Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Pimpin Operasi Otanaha Jelang Idulfitri 2026, Bupati Saipul: Untuk Keamanan Kita Tingkatkan

×

Pimpin Operasi Otanaha Jelang Idulfitri 2026, Bupati Saipul: Untuk Keamanan Kita Tingkatkan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

POTRETNEWS.ID, POHUWATO – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Otanaha 2026 sebagai langkah meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah.

Kegiatan yang melibatkan unsur TNI-Polri dan Forkopimda tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati Pohuwato, Kamis (12/03/2026).

banner 325x300

Apel tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pohuwato Iwan S. Adam, Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento, Kapolres Pohuwato AKBP Busroni, Dandim 1313/Pohuwato Fiat Suwandana, Kajari Pohuwato Arif Renaldi, Ketua Pengadilan Negeri Marisa Ferdinal, serta Danpos Lanal Pohuwato Sutiyono.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Saipul Mbuinga membacakan amanat Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Dimana Bupati Saipul menyampaikan, bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana, sekaligus menegaskan komitmen serta sinergi lintas sektor dalam menyukseskan Operasi Ketupat 2026.

Menurut Bupati Saipul, langkah ini dilakukan agar pelaksanaan mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah dapat berlangsung dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar bagi seluruh masyarakat.

“Polri bersama TNI dan berbagai pemangku kepentingan melaksanakan operasi terpusat dengan sandi Ketupat-2026 selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini melibatkan sebanyak 161.243 personel gabungan yang disiagakan di berbagai wilayah Indonesia,” jelasnya.

Kata Bupati Saipul, Berdasarkan hasil rapat koordinasi lintas sektoral, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 14–15 Maret serta 18–19 Maret 2026. Sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret dan 28–29 Maret 2026.

“Selain pengamanan arus mudik dan arus balik, aparat keamanan juga akan meningkatkan langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, seperti kejahatan konvensional, premanisme, balap liar, hingga konflik antar kelompok. Patroli rutin akan diperkuat, khususnya pada titik dan waktu yang dianggap rawan,”ungkap Bupati Saipul.

Bupati Saipul juga meminta para petugas melakukan pendataan rumah kosong, yang ditinggalkan pemudik serta menyediakan layanan penitipan kendaraan di kantor kepolisian guna memberikan rasa aman bagi masyarakat selama menjalankan tradisi mudik.

Di akhir amanatnya, Bupati Saipul menekankan pentingnya strategi komunikasi publik yang efektif agar masyarakat mengetahui berbagai layanan kepolisian, pesan-pesan kamtibmas, serta rekayasa lalu lintas yang diterapkan selama Operasi Ketupat berlangsung.

Serta layanan darurat 110 juga dioptimalkan agar masyarakat dapat memperoleh bantuan secara cepat dan responsif.

“Selamat bertugas. Jadikan setiap penugasan sebagai kehormatan, setiap tantangan sebagai panggilan tugas, serta setiap pelayanan kepada masyarakat sebagai ladang ibadah,” pungkasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *