POTRETNEWS.ID, POHUWATO – Salah satu tokoh masyarakat dengan lantang mendesak Bupati Pohuwato agar segera menyurati Presiden Republik Indonesia, terkait kisruh yang tak kunjung usai antara masyarakat penambang lokal dengan pihak perusahaan tambang PGP yang beroperasi di wilayah panua.
Desakan itu kata Mustari Hunta, mencerminkan kekecewaan yang mendalam masyarakat terhadap lambannya penyelesaian persoalan yang telah menimbulkan keresahan luas di tengah rakyat Pohuwato.
Dirinya menilai, pemerintah daerah tak boleh terus berdiam diri, sebab masalah ini telah berlarut-larut dan berpotensi menimbulkan konflik sosial yang lebih besar.
Mustari Hunta membeberkan, bahwa Presiden harus tahu langsung bagaimana penderitaan masyarakat penambang lokal Pohuwato yang kehilangan sumber penghidupan akibat kebijakan dan aktivitas perusahaan yang dinilai tidak berpihak pada rakyat kecil.
“Cukup sudah pembiaran ini. Kami mendesak Bupati Pohuwato bersikap tegas, kirim surat resmi kepada Presiden Prabowo agar pusat turun tangan. Jangan biarkan rakyat dibiarkan berjuang sendiri menghadapi perusahaan besar,” tegasnya.
Mustari Hunta menjelaskan, situasi di lapangan disebut semakin genting. Beberapa kelompok penambang lokal dikabarkan telah kehilangan akses ke lahan garapan mereka, sementara janji-janji penyelesaian dari perusahaan maupun pemerintah daerah belum juga terealisasi.
“Kami sesali saat ada masyarakat Pohuwato yang dilaporkan oleh perusahaan, ini apa? Kenapa mereka cuman pendatang mengintimidasi masyarakat Pohuwato,”pungkasnya.







