Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Jejak Panjang Dekananto Eko Purwono: Pernah Mengabdi di Pohuwato, Kini Nahkodai Polda Jawa Timur

×

Jejak Panjang Dekananto Eko Purwono: Pernah Mengabdi di Pohuwato, Kini Nahkodai Polda Jawa Timur

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

POTRETNEWS.ID, POHUWATO – Perjalanan karier Irjen Pol Dekananto Eko Purwono. Perwira tinggi Polri asal Bojonegoro, Jawa Timur, itu kini dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolda Jawa Timur.

Dekananto ditunjuk menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto dalam rotasi sejumlah Kapolda di lingkungan Polri.

Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.

Bagi masyarakat Jawa Timur, nama Dekananto kini menjadi perhatian karena ia kembali mendapat tugas di daerah kelahirannya.

Namun bagi masyarakat Kabupaten Pohuwato, sosok Dekananto Eko Purwono bukanlah nama baru.

Jauh sebelum menyandang pangkat Irjen Pol dan dipercaya memimpin Polda Jawa Timur, Dekananto pernah mengabdi di Kabupaten Pohuwato.

Pada 2006, Dekananto dipercaya menduduki jabatan sebagai Wakapolres Pohuwato.

Kala itu, perjalanan kariernya masih berada pada level kepemimpinan di satuan kewilayahan. Meski hanya sekitar satu tahun bertugas di Pohuwato, keberadaannya disebut meninggalkan kesan bagi lingkungan kepolisian maupun masyarakat setempat.

Dekananto kemudian mendapat penugasan baru sebagai Wakapolres Gorontalo pada 2007. Dari Gorontalo, perjalanan kariernya terus berlanjut hingga ia dipercaya menjadi Kapolres Tabanan.

Pengalaman bertugas di sejumlah wilayah tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang Dekananto sebelum kemudian menduduki berbagai jabatan strategis di tingkat pusat maupun polda.

Dekananto Eko Purwono lahir di Bojonegoro, Jawa Timur, 8 Agustus 1972. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Karier kepolisiannya dimulai sebagai perwira pertama di wilayah Polda Riau. Pada 1995, ia bertugas sebagai Pamapta Polres di Polda Riau.

Setelah itu, sejumlah jabatan dipercayakan kepadanya, mulai dari Kapolsek Kampar pada 1997, Kapolsek di Polresta Pekanbaru pada 1998, hingga Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru pada 2000.

Pada 2001, ia menjabat Danyon Secaba SPN Polda Riau, kemudian Kasat Intel Polres Dumai pada 2002.

Setelah beberapa tahun menjalani tugas di Polda Riau, Dekananto kembali memperkuat pendidikannya.

Ia menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) dan lulus pada 2005 dengan gelar sarjana ilmu kepolisian.

Setelah menyelesaikan pendidikan, Dekananto ditugaskan ke Polda Gorontalo.

Di wilayah inilah ia kemudian dipercaya menjadi Wakapolres Pohuwato pada 2006 dan Wakapolres Gorontalo pada 2007.

Pada 2008, ia kembali melanjutkan pendidikan sebagai perwira siswa Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim).

Setelah lulus, Dekananto mendapat penugasan sebagai Kasubdit IV Direktorat Intelkam Polda Bali.

Tak lama berselang, ia dipercaya menjadi Kapolres Tabanan pada 2011–2012.

Kariernya kemudian banyak bersentuhan dengan bidang intelijen dan keamanan.

Pada 2018, Dekananto dipercaya menjabat Kasubdit Kehidupan Bernegara Ditsosbud Baintelkam Polri.

Pengalaman tersebut kemudian membawanya kembali ke Jawa Timur. Pada 2022, ia dipercaya menjabat Dirintelkam Polda Jawa Timur. Setelah sekitar dua tahun berada di posisi tersebut, Dekananto mendapat penugasan sebagai Dirintelkam Polda Metro Jaya pada 2024.

Perjalanan karier Dekananto terus berlanjut. Pada Mei 2025, ia diangkat menjadi Direktur Politik Baintelkam Polri, menggantikan Brigjen Pol Deddy Kusuma Bakti.

Jabatan tersebut sekaligus mengantarkannya menyandang pangkat Brigjen Pol atau jenderal bintang satu.

Beberapa bulan kemudian, tepatnya 5 Agustus 2025, Dekananto kembali mendapat penugasan di Polda Metro Jaya setelah dilantik sebagai Wakapolda Metro Jaya.

Setahun berselang, pangkatnya kembali naik. Pada 2 September 2026, Dekananto resmi menyandang pangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) atau jenderal bintang dua.

Kenaikan pangkat itu berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 82/Polri/Tahun 2026 tertanggal 1 September 2026 tentang Kenaikan Pangkat ke dan Dalam Golongan Perwira Tinggi Polri.

Tak lama setelah menyandang pangkat bintang dua, Dekananto mendapat kepercayaan baru.

Ia ditunjuk sebagai Kapolda Jawa Timur. Penugasan tersebut sekaligus membawanya kembali ke tanah kelahirannya, Jawa Timur.

Perjalanan karier Dekananto pun terbilang panjang. Dari seorang perwira pertama yang mengawali tugas di Polda Riau, kemudian menjalani penugasan di sejumlah daerah, termasuk Pohuwato dan Gorontalo, hingga menduduki berbagai posisi strategis di lingkungan Polri.

Kini, hampir dua dekade setelah pernah menjadi Wakapolres Pohuwato, Dekananto Eko Purwono kembali mencatat babak penting dalam kariernya.

Ia dipercaya memimpin salah satu kepolisian daerah terbesar di Indonesia, Polda Jawa Timur.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *