Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
DaerahGorontalo

Kemacetan 5 Kilometer di Pulubala, Imbas Tiga Lokasi Pasar Hewan yang Tak Terkoordinasi

×

Kemacetan 5 Kilometer di Pulubala, Imbas Tiga Lokasi Pasar Hewan yang Tak Terkoordinasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

POTRETNEWS.ID, Gorontalo – Kemacetan panjang hingga lima kilometer terjadi di Kecamatan Pulubala pada Rabu, 30 April 2025.

Kemacetan ini disebabkan adanya aktivitas jual beli di tiga lokasi pasar hewan yang berbeda.

banner 325x300

Dari pantauan di lapangan, pasar hewan yang tersebar di dua desa itu, yakni satu lokasi di Desa Pulubala dan dua lainnya di Desa Tridharma.

Pemicu lainnya juga dituding tidak ada koordinasi antara pengelola pasar dan pemerintah daerah, yang menjadi penyebab utama kekacauan tersebut.

“Kami diarahkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk masuk di pasar yang sudah disediakan oleh pemerintah daerah. Kami sudah masuk dan dua jam tidak ada pembeli satu orang pun. Sementara di lokasi yang satunya, milik Haji Umar, sudah ada sapi-sapi yang laku terjual,” ujar Imbran, salah satu pedagang.

Menurut dia, para pedagang kini kebingungan karena tidak tahu harus mengikuti instruksi pemerintah atau mengikuti arus pembeli. Ketidakjelasan ini diperparah dengan munculnya tiga titik pasar dalam radius yang tidak terlalu jauh.

“Sementara lokasi yang satunya sudah ada penjual juga, jadi sudah tiga lokasi pasar hewan. Kami mau Pemda mengambil langkah tegas mengenai ini. Apalagi lebaran Idul Adha kurang lebih satu bulan lagi,” kata Imbran.

Masalah tidak berhenti pada pedagang. Pengguna jalan juga turut menjadi korban akibat kemacetan yang terjadi di ruas utama jalan Kecamatan Pulubala.

Aktivitas bongkar-muat sapi dan parkir kendaraan pengangkut hewan, turut membuat arus lalu lintas tersendat parah.

“Macet. Kenapa tidak diatur parkiran? Di mana Dinas Perhubungan? Kami ini ada urusan, tiba-tiba macet sepanjang 5 kilometer,” keluh seorang pengguna jalan yang enggan disebutkan namanya.

Sejauh ini, pengaturan lalu lintas hanya dilakukan oleh Satpol PP dan personel Kepolisian Sektor Pulubala. Sementara itu, Dinas Perhubungan belum terlihat hadir di lokasi hingga berita ini diturunkan.

Warga dan pedagang berharap Pemerintah Kabupaten Gorontalo segera mengambil langkah tegas untuk menyatukan lokasi pasar hewan agar aktivitas ekonomi dan lalu lintas dapat berjalan normal, terutama menjelang lonjakan penjualan menjelang Idul Adha. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *