POTRETNEWS.ID, Kabgor – Sekretaris DLH Suharto Akaseh bersama Kabid Kebersihan Syarifudin Pulukadang seakan kelimpungan menangani masalah sampah di Kabupaten Gorontalo.
Mereka berdalih kekurangan armada dan operasional membuat mereka sulit menangani sampah yang ada.
“Ya, armada (truck) kami hanya ada 7. Sementara 7 itu menangani 5 kecamatan…Bayangkan, ” Ujar mereka saat ditemui tangga kantor Bupati Kabupaten Gorontalo.
Mereka mengatakan awalnya armada ada 14 namun tak beroperasi alias rusak ada 7 armada.
Dibanding Kota Gorontalo, wilayahnya kecil tapi ada banyak mobil sampahnya, sekitar 45 armada.
Bagi keduanya terjadi penumpukan sampah karena beberapa titik sampah itu adalah lokasi atau titik sampah liar. Bukan tempat pembuangan sampah resmi.
“Laporan yang ada, mereka buang sampah dengan mobil. Bahkan ada pas mobil sampah kami selesai mengangkut sampah. Datang mobil membuang sampah.” Ujar Kabid Udin sapaan akrabnya.
Ironisnya kata masyarakat ke kami, ada sampah yang dibuang dari luar wilayah Kabupaten Gorontalo.
Namun demikian mereka pihak DLH melalui sekertaris Suharto tetap akan menangani sampah di Kabupaten Gorontalo. ” Tetap kami akan angkut. Tapi lagi lagi kami mohon kesabaran dan kesadaran warga, ” Pungkasnya.
Sampah ini sendiri dibeberapa tempat memang terlihat terjadi penumpukan, bahkan titik lokasinya mulai melebar alias memanjang di pinggiran jalan.
Seperti di kompleks kantor KPU dan belakang jalan perumahan Nindi 5 Dutulanaa. Dua titik ini merupakan gambaran kecil penumpukan sampah liar di Kabupaten Gorontalo. Dan masih cukup banyak lagi. (*)










